Selasa, 26 Mei 2026

Polri Bangun Ratusan Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pascabencana

Selasa, 06 Januari 2026 01:14 WIB
Polri Bangun Ratusan Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pascabencana
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan keterangan pers terkait pembangunan ratusan sumur bor oleh Polri di berbagai daerah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
Jakarta (buseronline.com) - Polri melalui Divisi Humas terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, salah satunya dengan membangun sumur bor di berbagai wilayah.

Hingga saat ini, pembangunan sumur bor direncanakan di 569 titik yang tersebar di tiga provinsi, dengan 249 titik telah terealisasi.

Dari total titik yang telah terealisasi tersebut, sebanyak 236 titik sudah berstatus aktif, sementara 13 titik lainnya masih dalam proses pembangunan.

Pembangunan sumur bor ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Pembangunan sumur bor ini menjadi langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap memiliki akses terhadap air bersih. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Di Provinsi Aceh, dari rencana pembangunan 389 titik, sebanyak 171 titik telah terealisasi. Dari jumlah tersebut, 167 titik telah aktif dan empat titik masih dalam tahap pembangunan.

Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan realisasi terbanyak, yakni 132 titik aktif dari target khusus 300 titik sumur bor.

Selain Aceh Tamiang, pembangunan sumur bor juga dilakukan di Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Kabupaten Singkil.

Sementara itu, di Provinsi Sumut, seluruh rencana pembangunan sebanyak 30 titik sumur bor telah terealisasi dan seluruhnya telah berstatus aktif. Titik-titik tersebut tersebar di Kabupaten Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana pembangunan 150 titik, hingga kini sebanyak 48 titik telah terealisasi.

Rinciannya, 39 titik telah aktif dan sembilan titik masih dalam proses pembangunan. Lokasi pembangunan meliputi Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri terus mendorong percepatan pembangunan sumur bor di titik-titik yang masih berjalan melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak terkait.

“Diharapkan keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Juventus Gagal ke Liga Champions Usai Ditahan Imbang Torino 2-2
Sunderland Tumbangkan Chelsea 2-1, Amankan Tiket Liga Europa
Jateng Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,89 Persen, Program Swasembada Pangan Dipuji OJK
Villarreal Hancurkan Atletico 5-1, Tutup Musim dengan Posisi Tiga La Liga
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan, Resmi Angkat Trofi Premier League
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru