Selasa, 26 Mei 2026

Akses Jalan Terputus 26 Hari, Polres Gayo Lues dan Forkopimda Terobos Medan Ekstrem Menuju Pining

Sabtu, 27 Desember 2025 01:07 WIB
Akses Jalan Terputus 26 Hari, Polres Gayo Lues dan Forkopimda Terobos Medan Ekstrem Menuju Pining
Personel Polres Gayo Lues bersama unsur Forkopimda dan masyarakat menembus medan berlumpur dan longsor saat upaya pembukaan akses jalan menuju Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang terputus akibat banjir dan longsor selama 26 hari.
Aceh (buseronline.com) - Akses jalan menuju Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, terputus total selama 26 hari akibat banjir dan longsor.

Dilansir dari laman Humas Polri, kondisi tersebut menyebabkan ribuan warga terisolasi serta mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan menjalankan aktivitas perekonomian.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK bersama Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Dandim 0113/Gayo Lues, serta tim Blutax, turun langsung ke lokasi dengan menembus medan ekstrem menggunakan kendaraan off-road.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengawal pembukaan kembali akses jalan yang tertutup material longsor.

Perjalanan menuju Kecamatan Pining dihadapkan pada berbagai kendala, mulai dari jalan licin, lumpur tebal, hingga material banjir yang menutup hampir seluruh badan jalan.

Di sejumlah titik, rombongan harus berhenti menunggu alat berat membuka jalur agar perjalanan dapat dilanjutkan. Kapolres bersama unsur pemerintah daerah turut mengawal langsung proses pembukaan akses tersebut.

Pada hari kedua perjalanan, rombongan mendapati sejumlah warga berjalan kaki sambil memikul hasil panen durian menuju Blangkejeren. Hal itu terpaksa dilakukan warga akibat terputusnya akses transportasi.

Melihat kondisi tersebut, rombongan membeli seluruh hasil dagangan warga dan menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Perjalanan berlangsung selama tiga hari dengan dua malam bermalam di Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime. Pada hari ketiga, rombongan akhirnya tiba di Kecamatan Pining dan disambut haru oleh warga yang telah lama terisolasi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago menyatakan bahwa langkah yang dilakukan jajaran Polres Gayo Lues merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Kehadiran Kapolres Gayo Lues bersama TNI dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen negara untuk memastikan masyarakat tidak merasa ditinggalkan meski berada di wilayah terisolasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam penanganan dampak bencana, khususnya di wilayah terpencil.

Kehadiran Kapolres Gayo Lues bersama unsur Forkopimda di Kecamatan Pining diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi, distribusi logistik, serta memperkuat rasa aman dan kepercayaan masyarakat bahwa negara hadir di tengah kesulitan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren
161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
komentar
beritaTerbaru