Rabu, 10 Juni 2026

Kasus Sindikat Jual-Beli Anak Bermodus Adopsi Ilegal Masuki Tahap Investigasi Gabungan

Selasa, 18 November 2025 01:10 WIB
Kasus Sindikat Jual-Beli Anak Bermodus Adopsi Ilegal Masuki Tahap Investigasi Gabungan
Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus sindikat jual-beli anak bermodus adopsi ilegal di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Pengungkapan kasus sindikat jual-beli anak bermodus adopsi ilegal yang terkuak lewat penculikan balita di Makassar kini memasuki tahap investigasi gabungan.

Dilansir dari laman Humas Polri, Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri memastikan turun tangan memberikan asistensi penuh, mengingat jaringan pelaku diduga beroperasi lintas provinsi.

Direktur PPA-PPO Bareskrim Brigjen Pol Nurul Azizah mengonfirmasi bahwa tim gabungan tengah dipersiapkan untuk menindaklanjuti temuan awal di lapangan.

“Benar, kami melakukan asistensi dan back up. Saat ini sedang dipersiapkan joint investigation,” ujarnya, Sabtu.

Nurul menambahkan bahwa seluruh informasi yang ditemukan masih dalam pendalaman intensif. Hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik apabila ada perkembangan signifikan.

Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkap bahwa jaringan pelaku penculikan B berkaitan dengan praktik jual-beli anak di sejumlah daerah.

Para tersangka diduga terlibat dalam kasus serupa di Bali, Jawa Tengah, Jambi, hingga Kepulauan Riau.

“Tersangka telah memberikan keterangan terkait beberapa TKP lain, termasuk di wilayah Bali, Jateng, Jambi, dan Kepri,” ungkapnya, Kamis.

Djuhandhani menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan bersama Bareskrim mengingat kompleksitas kasus yang melibatkan banyak wilayah.

“Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat melalui penegakan hukum,” tutupnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
komentar
beritaTerbaru