Rabu, 10 Juni 2026

155.938 Personel Gabungan Ikuti Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Serentak di Indonesia

Jumat, 07 November 2025 01:00 WIB
155.938 Personel Gabungan Ikuti Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Serentak di Indonesia
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/11/2025).
Depok (buseronline.com) - Sebanyak 155.938 personel gabungan dari berbagai instansi mengikuti Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Rabu.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan ini menjadi langkah strategis Polri dalam memastikan kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi bencana alam yang meningkat selama musim hujan.

Apel pusat dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 2.915 personel.

Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat di tengah ancaman bencana alam.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sigit menjelaskan, apel kesiapan ini juga bertujuan memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Berdasarkan laporan BMKG, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026. Fenomena La Nina kategori lemah juga mulai terdeteksi dan diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026.

Menghadapi kondisi tersebut, Kapolri menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral, kesiapan peralatan pendukung, serta koordinasi cepat antarinstansi untuk memitigasi dampak bencana dan meminimalisasi kerugian masyarakat.

“Apel ini juga bertujuan memperkuat sinergi lintas sektoral dalam merespons keadaan darurat, serta mempersiapkan personel dan sarana prasarana guna memitigasi potensi bencana yang dapat terjadi dan meminimalisir kerugian,” ujarnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polri menyiapkan berbagai sarana tanggap darurat, di antaranya 125 unit dapur lapangan, 77 unit water treatment, dan 23 unit watergen untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Di akhir amanatnya, Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan berkolaborasi dalam menghadapi ancaman bencana.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menghadapi situasi tanggap darurat bencana,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
komentar
beritaTerbaru