Kamis, 20 Agustus 2026

Satu Tahun Kabinet Merah Putih: Reformasi Hukum dan Pertahanan Jadi Bukti Kepemimpinan Tegas Berintegritas

Selasa, 21 Oktober 2025 14:40 WIB
Satu Tahun Kabinet Merah Putih: Reformasi Hukum dan Pertahanan Jadi Bukti Kepemimpinan Tegas Berintegritas
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka memperingati satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/10/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memaparkan sejumlah capaian strategis selama satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, mencakup reformasi hukum, pemberantasan korupsi, penguatan pertahanan, serta pembangunan infrastruktur nasional.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, Presiden Prabowo menegaskan bahwa reformasi hukum menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah menaikkan gaji hakim tingkat paling rendah hingga 280 persen sebagai upaya menjaga integritas peradilan.

“Kita minta hakim-hakim kita hidupnya baik, hidup terhormat supaya tidak bisa disogok. Hakim-hakim kita tidak boleh dibeli oleh siapapun, itu tujuan kita,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Kepala Negara, peningkatan kesejahteraan aparat peradilan bukan bentuk keistimewaan, tetapi tanggung jawab negara dalam menjaga marwah hukum dan keadilan.

Presiden juga mengapresiasi keberhasilan aparat penegak hukum yang berhasil menyelamatkan keuangan negara dalam jumlah besar.

“Hari ini kita berhasil mendapat Rp13 T dari Rp17 T yang diputuskan oleh pengadilan. Hakim-hakimnya punya hati nurani dan keberanian, sehingga uang rakyat bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalihkan anggaran negara sebesar Rp306 T yang sebelumnya rawan korupsi untuk digunakan pada program-program prioritas yang langsung menyentuh rakyat.

“Kita bertekad tidak ada kasus korupsi yang tidak bisa diselidiki. Tidak ada lagi yang ‘untouchable’. Saya berterima kasih kepada para penegak hukum yang tegas dan berani,” tegas Presiden.

Selain itu, pemerintah juga berhasil menyelamatkan aset negara melalui penghentian praktik tambang ilegal dan penguasaan kembali lahan sawit yang melanggar hukum.

“Mungkin ada pihak-pihak yang teriak, tapi itu pihak-pihak yang salah, yang mencuri dari rakyat Indonesia. Karena itu kita harus tegas, agar kekayaan bangsa tidak terus dirampas,” ujarnya.

Di bidang pertahanan, Presiden Prabowo menyebut pemerintah terus memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan penambahan batalion dan peningkatan kesiapsiagaan pasukan. Indonesia juga siap berperan aktif dalam misi perdamaian dunia.

“Saya sudah perintahkan TNI siap mengirim 20 ribu personel untuk mendukung upaya perdamaian di Gaza dan kawasan Timur Tengah. Kita siap berperan demi kemanusiaan,” kata Presiden Prabowo.

Sementara dalam bidang infrastruktur strategis nasional, Presiden menyoroti proyek pembangunan tanggul laut sepanjang 535 kilometer di pantai utara Jawa, guna melindungi kawasan industri dan lahan pertanian produktif dari ancaman kenaikan permukaan air laut.

“Pantai utara Jawa menampung sekitar 60 persen industri nasional, dan di sana juga ada puluhan ribu hektare sawah subur yang harus kita selamatkan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menutup arahannya dengan menegaskan bahwa seluruh capaian ini adalah hasil dari kerja keras, ketegasan, dan komitmen bersama seluruh jajaran kabinet serta masyarakat Indonesia.

“Semua ini untuk kepentingan rakyat Indonesia. Kita ingin negara ini kuat, adil, dan makmur. Itu janji dan tekad kami,” pungkasnya. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
883 Calon Jemaah Haji Batang Jalani Pemeriksaan Kesehatan
32 Sekolah di Rembang Raih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten 2026
Pemko Medan dan DPRD Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026 dan R-APBD 2027
Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT
Disdik Jabar dan UPI Kolaborasi Atasi Kekurangan Guru melalui Program GEMA JABAR
Omzet Galeri UKM Jateng Tembus Rp439 Juta dalam Enam Bulan, Bakal Direbranding
komentar
beritaTerbaru