Kamis, 20 Agustus 2026

Kakorlantas Polri: 95 Persen Penegakan Hukum Lalu Lintas Gunakan Tilang Elektronik

Kamis, 16 Oktober 2025 02:10 WIB
Kakorlantas Polri: 95 Persen Penegakan Hukum Lalu Lintas Gunakan Tilang Elektronik
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan arahan kepada jajaran Korlantas di Lobby Gedung NTMC Polri, Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum menegaskan bahwa sistem penegakan hukum pelanggaran lalu lintas kini akan lebih mengandalkan tilang elektronik (ETLE) dibandingkan tilang manual.

Menurutnya, 95 persen proses penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem ETLE, sementara tilang manual hanya sekitar 5 persen. Arahan tersebut disampaikan kepada para pejabat utama (PJU) dan personel Korlantas Polri di Lobby Gedung NTMC Polri, Jakarta.

“Nah ini ada perkembangan-perkembangan yang luar biasa, ada chatbot, ada kirim dokumen digital, ada kirim dokumen manual. Tetapi yang jelas, saya kemarin sudah expose bahwa 95% penegakkan hukum pelanggaran lalu lintas adalah menggunakan ETLE, 5% adalah tilang manual,” ujar Irjen Agus, Selasa.

Dengan optimalisasi sistem ETLE, Kakorlantas meminta seluruh jajaran agar tidak lagi melakukan pungutan liar (pungli) maupun transaksi di luar prosedur resmi terhadap pelanggar lalu lintas.

Ia menekankan bahwa penerapan teknologi digital bukan hanya bertujuan meningkatkan efektivitas penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya transformasi pelayanan publik di tubuh Polri.

“Transformasi digital bukan sekadar alat peningkatan hukum, tetapi simbol transformasi pelayanan. Ini tentang bagaimana kita melayani masyarakat di era saat ini. Saya punya harapan besar untuk bisa memberikan warna yang terbaik ke jajaran,” ujarnya, dilansir dari laman Humas Polri.

Irjen Agus juga menegaskan pentingnya perubahan pola pikir seluruh anggota Polantas agar semakin modern, transparan, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah prioritas utama kita untuk mengembangkan, mengontrol, dan tentunya bisa dirasakan oleh masyarakat. Sudah saatnya kita berubah supaya pola pikir kita memang sudah harus modern kepada masyarakat,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Presiden Prabowo Apresiasi Petugas Upacara HUT ke-81 RI di Hambalang
Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
Operasi Damai Cartenz Kawal Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo hingga Berlangsung Aman
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
883 Calon Jemaah Haji Batang Jalani Pemeriksaan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru