Rabu, 12 Agustus 2026

Polri Amankan 5.444 Orang dalam Aksi Kerusuhan, 583 Masih Diperiksa

Rabu, 10 September 2025 02:20 WIB
Polri Amankan 5.444 Orang dalam Aksi Kerusuhan, 583 Masih Diperiksa
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers didampingi Menko Polhukam Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra serta sejumlah pejabat terkait di Kantor Kumham Imipas, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengamankan sebanyak 5.444 orang terkait aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan pada akhir Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, 4.800 orang telah dipulangkan, sementara 583 lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

“Dari 5.444 yang diamankan, 4.800 sudah dipulangkan. Jadi tersisa 583 orang yang masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Kantor Kemenko Polhukam Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Jakarta, Senin.

Dedi menyebut ratusan orang tersebut diamankan dari berbagai kota besar, antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Medan, dan sejumlah daerah lainnya.

Saat ini, Bareskrim Polri tengah mendalami peran mereka untuk mengungkap aktor intelektual, penyandang dana, hingga operator lapangan dalam kerusuhan tersebut.

Menko Polhukam Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa 583 orang yang masih ditahan belum seluruhnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Prosesnya masih pendalaman penyelidikan. Kalau tersangka berarti penyidik sudah menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup,” jelas Yusril.

Ia menambahkan, proses hukum dijalankan secara transparan dengan melibatkan sejumlah lembaga, seperti Komnas HAM, Komnas Anak, Komnas Perempuan, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Pemerintah, lanjut Yusril, memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan mahasiswa yang ikut terjaring dalam aksi. Ia membuka peluang penerapan restorative justice bagi anak di bawah umur.

“Pemerintah tidak bermaksud menghukum rakyatnya sendiri. Anak-anak akan diberi kesempatan untuk dididik dan dikembalikan. Bagi mereka yang terbukti berniat jahat, tetap akan ditindak tegas,” tegasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
USU Relokasi Sementara Chapel, Kegiatan Ibadah Tetap Difasilitasi
Gladi Parsial HUT ke-81 RI Dimulai di Istana Merdeka, 336 Ribu Warga Antusias Mendaftar
Pemkab Taput Kembangkan ECO-Ulos Berbasis Limbah Pertanian
Hari Anak Nasional, BBPMP Jabar Perkuat Komitmen Wujudkan PAUD Aman dan Berkualitas
Korlantas Polri Tambah Mobil Dikmas Lantas, Edukasi Keselamatan Sasar Anak Usia Dini
Menkeu Purbaya Tekankan Pengawasan APBN untuk Jaga Stabilitas Ekonomi NTT
komentar
beritaTerbaru