Minggu, 23 Agustus 2026

HUT ke-80 RI, Ketua KPK: Korupsi Adalah Penjajahan Modern

Selasa, 19 Agustus 2025 01:50 WIB
HUT ke-80 RI, Ketua KPK: Korupsi Adalah Penjajahan Modern
Ketua KPK Setyo Budiyanto memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung Merah Putih, Jakarta, yang diikuti pimpinan, Dewan Pengawas, pejabat struktural, dan lebih dari 1.900 pegawai, Minggu (17/8/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung Merah Putih, Jakarta, Minggu.

Upacara dipimpin langsung Ketua KPK Setyo Budiyanto dan diikuti Pimpinan KPK, Dewan Pengawas, pejabat struktural, serta lebih dari 1.900 pegawai.

Dalam amanatnya, Setyo menegaskan bahwa kemerdekaan sejati tidak hanya diartikan sebagai terbebas dari penjajahan fisik, melainkan juga harus bebas dari praktik korupsi.

Menurutnya, korupsi merupakan bentuk penjajahan modern yang merampas hak rakyat, melemahkan kedaulatan negara, dan menghambat kemajuan bangsa.

“Korupsi adalah bentuk penjajahan modern. Ia merampas hak rakyat, melemahkan kedaulatan negara, dan menghambat kemajuan bangsa. Oleh karena itu, tugas kita di KPK bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga makna kemerdekaan itu sendiri,” tegas Setyo, seperti dilansir dari laman KPK.

Mengusung tema HUT ke-80 RI, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Ketua KPK mengajak seluruh insan KPK untuk menanamkan nilai integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia menekankan bahwa KPK tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai teladan dalam menjaga integritas.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata. Kita bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita. Mari kita jaga kemerdekaan ini dengan integritas, keberanian, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Upacara ini menjadi momentum refleksi bagi KPK untuk mempertegas komitmen dalam pemberantasan korupsi. Setiap rupiah yang berhasil diselamatkan, kata Setyo, merupakan wujud harapan bagi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bangsa. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru