Senin, 26 Oktober 2026

HUT ke-80 RI, Ketua KPK: Korupsi Adalah Penjajahan Modern

Selasa, 19 Agustus 2025 01:50 WIB
HUT ke-80 RI, Ketua KPK: Korupsi Adalah Penjajahan Modern
Ketua KPK Setyo Budiyanto memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung Merah Putih, Jakarta, yang diikuti pimpinan, Dewan Pengawas, pejabat struktural, dan lebih dari 1.900 pegawai, Minggu (17/8/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Gedung Merah Putih, Jakarta, Minggu.

Upacara dipimpin langsung Ketua KPK Setyo Budiyanto dan diikuti Pimpinan KPK, Dewan Pengawas, pejabat struktural, serta lebih dari 1.900 pegawai.

Dalam amanatnya, Setyo menegaskan bahwa kemerdekaan sejati tidak hanya diartikan sebagai terbebas dari penjajahan fisik, melainkan juga harus bebas dari praktik korupsi.

Menurutnya, korupsi merupakan bentuk penjajahan modern yang merampas hak rakyat, melemahkan kedaulatan negara, dan menghambat kemajuan bangsa.

“Korupsi adalah bentuk penjajahan modern. Ia merampas hak rakyat, melemahkan kedaulatan negara, dan menghambat kemajuan bangsa. Oleh karena itu, tugas kita di KPK bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga makna kemerdekaan itu sendiri,” tegas Setyo, seperti dilansir dari laman KPK.

Mengusung tema HUT ke-80 RI, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Ketua KPK mengajak seluruh insan KPK untuk menanamkan nilai integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia menekankan bahwa KPK tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai teladan dalam menjaga integritas.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata. Kita bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita. Mari kita jaga kemerdekaan ini dengan integritas, keberanian, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Upacara ini menjadi momentum refleksi bagi KPK untuk mempertegas komitmen dalam pemberantasan korupsi. Setiap rupiah yang berhasil diselamatkan, kata Setyo, merupakan wujud harapan bagi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bangsa. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Riset USU Ungkap Potensi Daun Bosi-bosi untuk Menghambat Sel Kanker Payudara
BKSAP DPR RI Kunjungi Toba, Bupati Dorong Potensi Daerah Tembus Pasar Internasional
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas Magang 384 Calon Pemimpin Masa Depan
Delegasi Princeton University Pelajari Transformasi Digital dan Teknologi AI Pertamina
Laboratorium Sabu di Aceh Terbongkar, Aparat Sita Hampir 1,2 Ton Narkotika
Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Sumut
komentar
beritaTerbaru