Senin, 26 Oktober 2026

Hari Bhayangkara ke-79, Polri Tampilkan Terobosan Robot Humanoid dan K9

Minggu, 29 Juni 2025 04:05 WIB
Hari Bhayangkara ke-79, Polri Tampilkan Terobosan Robot Humanoid dan K9
Petugas Polri bersama robot humanoid buatan anak bangsa melakukan demonstrasi kemampuan dalam rangka Syukuran Hari Bhayangkara ke-79 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (27/6/2025). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkenalkan terobosan baru berupa 25 unit robot humanoid dan robot anjing (K9) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Inovasi ini menjadi simbol komitmen Polri dalam mengakselerasi modernisasi teknologi demi meningkatkan efektivitas pelayanan publik, efisiensi operasional, serta keselamatan personel di lapangan.

Robot-robot tersebut dirancang untuk mendukung tujuh fungsi utama kepolisian. Di antaranya adalah pengawasan lokasi berbahaya seperti gedung terbengkalai atau area terdampak bencana, penanganan situasi berisiko tinggi seperti penjinakan bom dan penyanderaan, pencarian dan penyelamatan korban bencana, serta pengumpulan barang bukti forensik di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, robot juga difungsikan untuk pengawasan lalu lintas, patroli cerdas menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition), hingga deteksi bahan berbahaya seperti narkotika, bahan kimia, dan bahan peledak.

“Inovasi ini bukan sekadar alat, tapi representasi masa depan Polri yang berbasis pada penguatan sains, teknologi, dan sumber daya manusia,” ujar Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM.

Ia menegaskan bahwa pengembangan robot-robot ini adalah bagian dari langkah strategis modernisasi kepolisian yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI Ke-4. Komjen Dedi menyebutkan, robot-robot ini masih dalam tahap awal dan akan terus dikembangkan mengikuti praktik terbaik dari negara-negara maju.

“Robot-robot ini dirancang untuk menjadi mitra strategis personel Polri, khususnya di lokasi berisiko tinggi. Dengan begitu, risiko terhadap personel manusia bisa ditekan, dan operasi menjadi lebih presisi. Ini bukan pekerjaan yang selesai dalam semalam, tapi kami berkomitmen menjalani prosesnya dengan transparansi dan terus belajar,” tegasnya.

Dalam pengembangannya, Polri bekerja sama dengan PT SARI Teknologi, perusahaan nasional yang berfokus pada inovasi robotika dan kecerdasan buatan (AI). Direktur Utama PT SARI Teknologi, Dr Yohanes Kurnia Widjaja, menjelaskan bahwa robot K9 yang diperkenalkan memiliki kemampuan bertahan selama delapan jam dalam kondisi cuaca ekstrem dan dilengkapi sistem analisis perilaku berbasis AI.

“Untuk robot humanoid, pengembangannya masih berjalan dan terus disesuaikan dengan kebutuhan operasional kepolisian. Kami masih memerlukan ribuan jam uji coba dan penyempurnaan algoritma sebelum dapat digunakan secara operasional penuh,” ungkap Yohanes.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat menyaksikan demonstrasi teknologi di Monas. Banyak yang mengabadikan momen dan menyampaikan apresiasi atas langkah Polri memanfaatkan teknologi canggih demi keamanan dan keselamatan masyarakat.

Melalui langkah ini, Polri menunjukkan keseriusannya dalam menatap masa depan kepolisian modern. Sebuah transformasi yang tidak hanya berorientasi pada alat, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan pelayanan publik yang lebih baik. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Riset USU Ungkap Potensi Daun Bosi-bosi untuk Menghambat Sel Kanker Payudara
BKSAP DPR RI Kunjungi Toba, Bupati Dorong Potensi Daerah Tembus Pasar Internasional
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas Magang 384 Calon Pemimpin Masa Depan
Delegasi Princeton University Pelajari Transformasi Digital dan Teknologi AI Pertamina
Laboratorium Sabu di Aceh Terbongkar, Aparat Sita Hampir 1,2 Ton Narkotika
Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Sumut
komentar
beritaTerbaru