Minggu, 19 Juli 2026

Usai Operasi Ketupat 2025, Korlantas Polri Tetap Gencarkan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 12 April 2025 01:52 WIB
Usai Operasi Ketupat 2025, Korlantas Polri Tetap Gencarkan Pelayanan Masyarakat
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho berjabat tangan dengan salah satu personel dalam apel penutupan Operasi Ketupat 2025 di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Meskipun Operasi Ketupat 2025 telah resmi berakhir, semangat pelayanan jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri justru semakin digelorakan.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat harus terus menjadi nafas dalam keseharian setiap personel.

“Tidak ada pekerjaan yang sulit jika kita bekerja sama. Operasi boleh selesai, tapi tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat harus terus berjalan. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Irjen Agus, Kamis.

Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Irjen Agus juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Yang paling penting, di internal Korlantas tidak ada konflik, tidak ada kegaduhan. Kita ini satu keluarga besar Polri. Kalau internal kompak, pelayanan ke masyarakat pasti maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas atas kinerja impresif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik yang dinilai aman, lancar, dan berkesan adalah hasil dari kerja kolektif seluruh personel.

“Terima kasih atas dedikasi yang luar biasa. Kita berhasil membuat mudik tahun ini aman, lancar, dan berkesan. Ini bukan kerja satu orang, tapi kerja kita semua,” tambahnya.

Tak hanya itu, Irjen Agus juga menyampaikan pesan khusus dari Kapolri yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah terlibat dalam operasi skala besar tersebut.

Menutup apel, momentum halal bihalal dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota. Irjen Agus mengajak seluruh personel untuk saling memaafkan dan membangun semangat baru dalam menghadapi tugas-tugas ke depan.

“Halal bihalal ini penting, bukan sekadar tradisi, tapi perekat solidaritas. Saya mohon maaf lahir dan batin. Mari kita perkuat kebersamaan untuk menghadapi tugas-tugas ke depan dengan hati yang lapang dan semangat baru,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
KPK Dorong Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Dana Otsus Papua
Romeny dan Hubner Tampil, Fortuna Sittard Takluk 1-3 dari Olympiacos
Reynaldi Junior Raih Podium pada Race 1 R3 BLU CRU Asia Pacific 2026 di Mandalika
CKG Jangkau 59,6 Juta Peserta, Kini Berlanjut ke Tahap Pengobatan Penyakit Kronis
Wamendikdasmen Tinjau MPLS Ramah di Wakatobi, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter
Wamentan Sudaryono Respons Cepat Keluhan Petani dan Peternak di Malang
komentar
beritaTerbaru