Selasa, 07 April 2026

Usai Operasi Ketupat 2025, Korlantas Polri Tetap Gencarkan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 12 April 2025 01:52 WIB
Usai Operasi Ketupat 2025, Korlantas Polri Tetap Gencarkan Pelayanan Masyarakat
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho berjabat tangan dengan salah satu personel dalam apel penutupan Operasi Ketupat 2025 di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Meskipun Operasi Ketupat 2025 telah resmi berakhir, semangat pelayanan jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri justru semakin digelorakan.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat harus terus menjadi nafas dalam keseharian setiap personel.

“Tidak ada pekerjaan yang sulit jika kita bekerja sama. Operasi boleh selesai, tapi tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat harus terus berjalan. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Irjen Agus, Kamis.

Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Irjen Agus juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Yang paling penting, di internal Korlantas tidak ada konflik, tidak ada kegaduhan. Kita ini satu keluarga besar Polri. Kalau internal kompak, pelayanan ke masyarakat pasti maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas atas kinerja impresif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik yang dinilai aman, lancar, dan berkesan adalah hasil dari kerja kolektif seluruh personel.

“Terima kasih atas dedikasi yang luar biasa. Kita berhasil membuat mudik tahun ini aman, lancar, dan berkesan. Ini bukan kerja satu orang, tapi kerja kita semua,” tambahnya.

Tak hanya itu, Irjen Agus juga menyampaikan pesan khusus dari Kapolri yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah terlibat dalam operasi skala besar tersebut.

Menutup apel, momentum halal bihalal dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota. Irjen Agus mengajak seluruh personel untuk saling memaafkan dan membangun semangat baru dalam menghadapi tugas-tugas ke depan.

“Halal bihalal ini penting, bukan sekadar tradisi, tapi perekat solidaritas. Saya mohon maaf lahir dan batin. Mari kita perkuat kebersamaan untuk menghadapi tugas-tugas ke depan dengan hati yang lapang dan semangat baru,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
komentar
beritaTerbaru