Minggu, 12 Juli 2026

Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar Tiba

Kamis, 03 April 2025 04:15 WIB
Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar Tiba
Tim Bantuan Kemanusiaan Indonesia tiba di Bandara Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa (1/4/2025), menggunakan pesawat Hercules untuk menyalurkan bantuan bagi korban gempa.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bersama berbagai instansi terkait telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Myanmar yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut tiba di Bandara Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa, setelah sebelumnya kloter pertama telah mendarat, Senin (31/3/2025).

Pada kloter pertama, pesawat Hercules A-1342 mengangkut bantuan seberat 12 ton yang terdiri dari berbagai kebutuhan darurat. Bantuan dari Kemhan RI mencakup tenda, sarung, selimut, dan mi instan.

Sementara itu, Basarnas dan BNPB menyertakan truk, genset, biskuit, makanan siap saji, pakaian, serta selimut.

Sebanyak 37 personel turut serta dalam penerbangan ini, terdiri dari 11 personel gabungan kementerian/lembaga, 6 personel pengamanan dari TNI, serta 20 awak pesawat Hercules.

Selanjutnya, Selasa, Indonesia kembali mengirimkan bantuan melalui dua pesawat militer, yakni Hercules A-1331 (Short Body) dan Boeing A-7309.

Pesawat Hercules A-1331 membawa 21 orang, termasuk satu unit truk Basarnas, perlengkapan SAR, tenda pengungsi dari Kemhan, serta tiga ekor anjing pelacak (K9) beserta tiga handler dan seorang dokter hewan.

Adapun bantuan lainnya berasal dari Presiden RI, Kementerian Pertahanan, BNPB, dan Mabes TNI.

Sementara itu, pesawat Boeing A-7309 mengangkut tujuh orang awak serta bantuan berupa selimut, matras, tenda pengungsi, serta 69 personel yang terdiri dari Tim INASAR (53 orang), Basarnas (5 orang), Kementerian Luar Negeri (3 orang), dan tim pengamanan (8 orang).

Kedatangan tim aju Satgas Bantuan Kemanusiaan disambut langsung oleh Atase Pertahanan RI di Myanmar, Kolonel Marinir Budi Cahyono.

Bantuan ini menjadi bukti kuatnya hubungan Indonesia dengan Myanmar serta komitmen Indonesia dalam mendukung pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Selanjutnya, tim aju akan melaksanakan tugas asesmen di berbagai titik wilayah terdampak pasca gempa serta mendirikan Posko Satgas Bantuan Kemanusiaan sebagai pusat kendali operasi bantuan kemanusiaan.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pemulihan bagi rakyat Myanmar dapat berjalan lebih cepat dan efisien. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemerintah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Eliminasi Kusta
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Delegasi Temasek Singapura Tinjau TSTH2 Humbahas, Jajaki Peluang Investasi dan Kerja Sama Riset
Jorge Jesus Resmi Tangani Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Masih Masuk Rencana
komentar
beritaTerbaru