Sabtu, 18 Juli 2026

Meminimalisir Gangguan Kamtibmas, Polisi Kunjungi Pemukiman Masyarakat, Pertokoan, Pusat Perbelanjaan dan Swalayan di Kota Balikpapan

Sabtu, 19 November 2022 05:27 WIB
Meminimalisir Gangguan Kamtibmas, Polisi Kunjungi Pemukiman Masyarakat, Pertokoan, Pusat Perbelanjaan dan Swalayan di Kota Balikpapan
Personel Polisi dari Direktorat Samapta Polda Kaltim saat menyambangi pemukiman masyarakat Kota Balikpapan.
Balikpapan (buseronline.com) - Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan patroli dialogis dan patroli mobile dalam rangka menjaga kondusifitas kamtibmas serta untuk meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas, di wilayah Kota Balikpapan, Jumat (18/11/2022).

Kegiatan ini dengan menyambangi pemukiman masyarakat, pertokoan, pusat perbelanjaan dan swalayan di sekitar Kota Balikpapan.

Tak hanya itu, Direktorat Samapta Polda Kaltim melatih kemampuan anjing pelacak (K9) yang diperbantukan untuk membantu tugas Kepolisian.

Dalam latihan yang digelar di halaman Polda Kaltim, anjing pelacak dilatih untuk mencari barang bukti narkotika yang disembunyikan di salah satu kendaraan bermotor yang di parkir. Dilatih berputar-putar dan mengendus setiap motor.

Bripka Wawan Olii selaku personil yang memimpin patroli menyampaikan kegiatan tersebut digelar dalam rangka menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Hukum Polda Kaltim.

“Melalui kegiatan ini kami ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mengantisipasi gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat,” jelas Bripka Olii.
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Wabup Taput Lantik Sejumlah Pejabat, Perkuat Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Messi Berpeluang Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Piala Dunia 2026
Presiden Prabowo Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik
Laka Maut di Grand Hill Sibolangit, 9 Kendaraan Terlibat, 4 Korban Meninggal
Korps Brimob Polri Gelar Leadership Camp untuk Siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Cikeas
KPK Bekali Jurnalis Pemahaman Komprehensif tentang Pemberantasan Korupsi
komentar
beritaTerbaru