Selasa, 13 Oktober 2026

Kurangi Pelanggaran Lalu Lintas, Polri Perkenalkan TAR dan Pusat Operasi Dakgar

Sabtu, 22 Februari 2025 01:31 WIB
Kurangi Pelanggaran Lalu Lintas, Polri Perkenalkan TAR dan Pusat Operasi Dakgar
Personel Korlantas Polri memantau sistem Traffic Attitude Record (TAR) di Pusat Operasi Dakgar Lantas.
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho meresmikan Pusat Operasi Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas (Dakgar) dan pemberlakuan Traffic Attitude Record (TAR) di Gedung NTMC Korlantas Polri. Peresmian ini merupakan bagian dari transformasi digital dalam sistem penegakan hukum lalu lintas di Indonesia.

Dalam sambutannya, Irjen Agus mengapresiasi langkah Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Korlantas Polri dalam menghadirkan sistem berbasis teknologi ini.

Menurutnya, inovasi tersebut sangat strategis dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penegakan hukum.

“Apa yang telah dilakukan oleh jajaran Dirgakkum sangat strategis. Saya sempat mengecek dan hasilnya cukup baik. Polisi harus dekat dengan masyarakat dengan cara melayani, hadir di tengah-tengah mereka, dan diterima oleh masyarakat,” ujar Irjen Agus.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa digitalisasi di kepolisian harus terus dikembangkan guna meningkatkan pelayanan dan pengawasan lalu lintas.

Peresmian Pusat Operasi Dakgar ini merupakan bagian dari upaya Korlantas Polri dalam menerapkan sistem tilang dan pemantauan lalu lintas berbasis teknologi.

Irjen Agus menekankan pentingnya optimalisasi peran Subdirektorat Gakkum dan satuan Patroli Jalan Raya (PJR) dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

“Saya mengharapkan Pak Slamet (Dirgakkum) dan jajarannya untuk memastikan bahwa penegakan hukum berjalan cepat dan efektif. Penindakan pelanggaran di jalan tol harus dilakukan dengan tegas oleh Dirgakkum dan PJR di sepanjang jalur,” tegasnya.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pemantauan lalu lintas, Korlantas Polri juga akan berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk mengoptimalkan penggunaan kamera pemantau kecepatan (speed cam) serta alat pendukung lainnya.

“Mekanisme koordinasi dengan Jasa Marga untuk evaluasi sistem pemantauan lalu lintas di tol harus segera dilakukan. Harapannya, dalam waktu dekat, kita sudah bisa menerapkan penegakan hukum berbasis teknologi dengan lebih efektif,” pungkasnya.

Dengan peresmian pusat operasi ini, diharapkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat, serta pelanggaran di jalan raya dapat diminimalisir melalui sistem pemantauan yang lebih modern dan transparan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden El-Sisi: Kemitraan Strategis Indonesia-Mesir Perluas Peluang Kerja Sama
Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Fokus Pemerataan
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
KPK Dorong Akademisi Aktif Cegah Korupsi Sumber Daya Alam
Bobby Nasution Dorong Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Tingkatkan Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Kemenkes Ajak Keluarga Rangkul Neurodivergent, 9 dari 10 Penderita Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru