Minggu, 30 Agustus 2026

WNA Jerman Tersangka Alih Fungsi Lahan di Bali, Terancam Pidana

Kamis, 30 Januari 2025 00:29 WIB
WNA Jerman Tersangka Alih Fungsi Lahan di Bali, Terancam Pidana
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya memberikan keterangan pers terkait penetapan WNA asal Jerman sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi lahan pertanian di Bali.
Bali (buseronline.com) - Penyidik Polda Bali menetapkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman berinisial AF (53) sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana alih fungsi lahan pertanian di wilayah yang dikenal sebagai “Kampung Rusia.”

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya mengungkapkan bahwa AF merupakan Direktur PT Parq Ubud Partners, PT Tommorow Land Development Bali, dan PT Alfa Management Bali. Lahan yang dialihfungsikan secara ilegal oleh tersangka berada di lokasi perusahaan Parq Ubud, Kabupaten Gianyar.

Menurut Kapolda, tersangka membangun vila, spa center, dan peternakan di atas lahan sawah yang masuk dalam kategori lahan pangan pertanian berkelanjutan (LP2B) dan sub-zona tanaman pangan (P1) tanpa perizinan yang sah.

"Penyidik telah memeriksa 28 saksi, termasuk pihak perusahaan terkait. Dari hasil penyelidikan, ditemukan 34 sertifikat hak milik (SHM) yang kemudian dikoordinasikan dengan Dinas PUPR Kabupaten Gianyar untuk memetakan pola ruang Parq Ubud," jelas Kapolda seperti dilansir dari Humas Polri.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan Parq Ubud mencakup tiga zona:

Zona P1 (Lahan Sawah Dilindungi & LP2B)

Zona P3 (Perkebunan)

Zona Pariwisata.

Alih fungsi lahan ini dinilai mengurangi luas lahan pertanian di Bali dan berpotensi mengganggu program swasembada pangan nasional sebagaimana diatur dalam program Asta Cita Presiden RI.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 109 jo. Pasal 19 Ayat (1) UU RI Nomor: 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, yang telah diubah dalam UU RI Nomor: 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Selain itu, ia juga dikenakan Pasal 72 jo. Pasal 44 Ayat (1) UU RI Nomor: 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang juga mengalami perubahan dalam UU Cipta Kerja.

Polda Bali menegaskan akan terus menindak tegas pihak-pihak yang melakukan alih fungsi lahan pertanian secara ilegal guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Pulau Dewata. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Kemenkes Ungkap Gigi Berlubang Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi Anak Sekolah
Marquinhos Jadi Pahlawan, PSG Selamat dari Kekalahan Dramatis Kontra Lille
Disdukcapil Garut Musnahkan 13.849 KTP-el Bekas
Justin Hubner Cetak Gol Bunuh Diri, Fortuna Sittard Tetap Menang 3-2 atas Groningen
Pameran Rumah Impian Digelar di Garut, Pemkab Bebaskan BPHTB untuk MBR
Bayern Munchen Bantai Stuttgart 5-1 di Laga Pembuka Bundesliga 2026/2027
komentar
beritaTerbaru