Rabu, 10 Juni 2026

Polda Sumbar Tingkatkan Pengawasan Terhadap Mantan Napiter

Jumat, 09 Desember 2022 04:23 WIB
Polda Sumbar Tingkatkan Pengawasan Terhadap Mantan Napiter
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat diwawancarai wartawan usai memberikan arahan kepada personel Polres Payakumbuh dalam kunjungan kerjanya, Kamis (8/12/2022).
Payakumbuh (buseronline.com) - Polda Sumatera Barat (Sumbar) melakukan peningkatan pengawasan terhadap mantan narapidana teroris (napiter) yang ada di wilayah hukumnya.

Hal itu dilakukan Polda Sumbar pasca teror bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada 7 Desember 2022.

"Ada beberapa napiter yang sudah bebas dan pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, termasuk adanya embrio-embrio yang baru yang mungkin melakukan aksi teror yang menyebabkan korban," kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, Jumat (9/12/2022).

Menurutnya, belum tentu para napiter yang telah bebas tidak kembali akan melakukan suatu perbuatan yang menyebabkan korban.

”Iya, pastinya seperti itu (tingkatan pengawasan), sebab kita lihat ada mantan napiter yang sudah bebas dan pindah dari suatu tempat ke tempat lain, sebab belum tentu napiter yang telah bebas dan dianggap normal dan aman itu, tidak kembali akan melakukan suatu perbuatan yang menyebabkan korban,” ujarnya usai memberikan arahan kepada personel Polres Payakumbuh dalam kunjungan kerjanya.

Ia juga menambahkan, selain peningkatan pengawasan terhadap mantan napiter, pihaknya juga akan mencermati embrio-embrio yang baru dari kelompok tertentu yang mungkin melakukan aksi teror yang menyebabkan korban.

”Kita juga akan cermati embrio-embrio dari kelompok tertentu yang mungkin melakukan aksi yang menyebabkan korban,” ucapnya.

Sebagai Kapolda, Suharyono berharap dan meminta bagi semua yang terindikasi untuk tidak mencemari kehidupan bermasyarakat, berbangga dan bernegara dengan aksi teror, sebab kita memiliki Pancasila, NKRI yang harus dijaga.

Penangkapan terhadap terduga teroris beberapa kali dilakukan Densus 88 Mabes Polri di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira memerintahkan jajarannya hingga ke tingkat Polsek untuk meningkatkan pengamanan mako, asrama dan masing-masing personel pasca kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung Jawa Barat pada Rabu pagi 7 Desember 2022.

Sementara terkait pelayanan kepada masyarakat, menurutnya, pelayanan masih diberikan seperti biasanya dan terkait masyarakat yang datang pemeriksaan akan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ia juga menambahkan masing-masing Mapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Payakumbuh juga telah memiliki kamera CCTV.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru