Magelang (buseronline.com) - Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Tahun Pendidikan 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Kamis (8/10/2026).
Di antara 1.944 Taruna TNI dan Polri yang resmi menyandang status sebagai Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna, terdapat sosok Bertram DT Sianipar, putra kedua dari tiga bersaudara pasangan AKBP Firman VWA Sianipar SH MH dan dr Evaline Meliasary br Bukit MKes, yang kini resmi memulai perjalanan panjangnya menuju cita-cita menjadi perwira Polri.
Momen bersejarah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Setelah melewati Pendidikan Dasar Keprajuritan Integratif selama dua bulan, Bertram bersama ratusan Taruna lainnya kini bersiap melanjutkan pendidikan untuk mengasah kemampuan, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan sebagai calon perwira masa depan.
Bagi keluarga, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam pendidikan, melainkan juga jawaban atas doa, harapan, dan perjuangan yang menyertai langkah Bertram hingga resmi menjadi Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (
Akpol).
Sang ibu, dr Evaline Meliasary br Bukit MKes, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian putranya. Ia berharap Bertram senantiasa mendapat penyertaan Tuhan Yesus selama menjalani pendidikan hingga kelak berhasil menjadi perwira Polri yang mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
"Kami bangga anak kami telah resmi masuk pendidikan di Taruna
Akpol. Kami bawa dalam doa anak kami Bertram Sianipar dan anak-anak lain mengikuti pendidikan ke depannya menjadi pemimpin di TNI dan Polri," ungkap Evaline.
Ia berharap Tuhan Yesus senantiasa menyertai setiap langkah Bertram, memberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, serta kemampuan untuk menghadapi setiap tantangan selama menjalani pendidikan.
Lebih dari itu, Evaline berharap putranya kelak tidak hanya berhasil meraih pangkat dan jabatan, tetapi juga tumbuh menjadi perwira Polri yang rendah hati, berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas.
"Kiranya Tuhan Yesus menyertai perjalanan pendidikannya agar lancar, kuat, sehat, dan berhasil menjadi perwira Polri yang memuliakan nama Tuhan Yesus kelak dalam tugasnya," harapnya.
Seperti diketahui, Wisuda yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Rudi Darmoko tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan calon perwira TNI dan Polri.
Dari total 1.944 Taruna yang diwisuda, sebanyak 1.595 merupakan Taruna TNI dan 349 Taruna Polri. Rinciannya, Akademi Militer (Akmil) sebanyak 913 Taruna, Akademi Angkatan Laut (AAL) 413 Taruna, Akademi Angkatan Udara (AAU) 269 Taruna, serta Akpol 349 Taruna yang terdiri atas 319 Taruna dan 30 Taruni.
Prosesi diawali dengan penyambutan dan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan pengukuhan status dari Calon Prajurit Taruna menjadi Prajurit Taruna TNI dan Bhayangkara Taruna
Akpol.
Suasana semakin khidmat saat dilakukan penyematan tanda pangkat kepada perwakilan Taruna terbaik dari masing-masing matra dan Akpol, serta pengambilan sumpah sebagai bentuk komitmen untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengingatkan bahwa perkembangan lingkungan strategis menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ancaman terhadap bangsa tidak hanya berupa konflik bersenjata, tetapi juga serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara, hingga bencana.
beritaTerkait
komentar