Minggu, 20 September 2026

Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri

Minggu, 20 September 2026 08:55 WIB
Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Kompolnas Awards 2026, Kamis (17/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran Polri merespons setiap keluhan dan saran masyarakat secara cepat dan tepat.

Pengaduan masyarakat, menurutnya, tidak hanya menjadi bahan penyelesaian masalah, tetapi juga harus dianalisis sebagai sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendorong pembenahan institusi.

Dilansir dari laman Humas Polri, hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Kompolnas Awards 2026, pada 17 September 2026.

Sigit mengatakan perkembangan media sosial dan era citizen journalism membuat informasi serta aspirasi masyarakat menyebar semakin cepat.

Kondisi tersebut juga diikuti meningkatnya harapan publik terhadap Polri agar mampu menjalankan tugas secara responsif, transparan, dan akuntabel.

"Setiap saran dan keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, tetapi juga dianalisis sebagai sistem peringatan dini atau early warning system," ujar Sigit.

Ia menjelaskan, analisis terhadap pengaduan masyarakat penting dilakukan untuk mengetahui pola dan potensi persoalan yang terjadi berulang. Hasil analisis tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan organisasi.

Dalam hal ini, Sigit menilai Kompolnas memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara Polri dan masyarakat. Keluhan, aspirasi, serta ekspektasi publik yang diterima Kompolnas dapat diteruskan menjadi masukan konkret bagi perbaikan kinerja kepolisian.

"Kompolnas bertugas mengawasi, memberikan masukan dan saran strategis, serta menerima aduan dari masyarakat untuk diteruskan kepada Polri guna dilakukan perbaikan," katanya.

Kapolri juga meminta hasil pengawasan dan rekomendasi Kompolnas disinergikan dengan Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, serta fungsi terkait lainnya.

Menurutnya, sinergi pengawasan eksternal dan internal diperlukan agar setiap rekomendasi benar-benar ditindaklanjuti. Proses tindak lanjut juga harus dapat dipantau secara konkret dan terukur.

Selain mengidentifikasi kekurangan, pengawasan juga diharapkan mampu menemukan kinerja positif yang dapat dijadikan contoh. Hal tersebut diwujudkan melalui Kompolnas Awards 2026 yang memberikan penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Mulai Bahas RUU Ciptaker Bersama
Kapolri Tegaskan Premanisme dan Pungli Tak Boleh Ganggu Iklim Investasi
Wakapolri Tekankan Pencegahan Dini Hadapi Bencana dan Konflik Sosial
Wakapolri Dorong Penanganan Karhutla Berbasis Prediksi dan Kolaborasi
Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polri, Fadil Imran Masuki Masa Pensiun
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
komentar
beritaTerbaru