Selasa, 15 September 2026

Polri Siapkan Enam Posko DVI untuk Korban KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 19:35 WIB
Polri Siapkan Enam Posko DVI untuk Korban KM Virgo Transport 8
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Polri menyiapkan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang masih dalam penanganan operasi SAR.

Dilansir dari laman Humas Polri, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, posko tersebut disiapkan untuk mendukung proses identifikasi antemortem dan postmortem apabila diperlukan.

"Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga," kata Trunoyudo dalam keterangannya, pada 13 September 2026.

Enam posko DVI tersebut berada di sejumlah lokasi. Di Jawa Timur, posko disiapkan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Sumenep, dan RS Bhayangkara Surabaya.

Sementara di Kalimantan Selatan, posko berada di RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, serta Pelabuhan Trisakti.

Selain dukungan DVI, Polri mengerahkan tiga Kapal Polisi untuk memperkuat pencarian dan evakuasi. Ketiga kapal tersebut yakni KP Laksmana-7012 dari BKO Kalsel, KP Ibis-6001 dari BKO Kalteng, dan KP Manyar-5003 dari BKO Surabaya.

Ketiga kapal telah melakukan persiapan bekal ulang sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian. "Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian," ujar Trunoyudo.

Operasi SAR turut melibatkan KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, dan KM Cahaya Bahati Jaya.

Dua unit helikopter, masing-masing milik Polda Kalteng dan Basarnas Surabaya, juga dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dari udara.

Trunoyudo mengatakan penambahan kekuatan tersebut bertujuan memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi.

Hingga Minggu sore, sebanyak 107 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan awak kapal.

Laporan hilang kontak diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Kapal diduga mengalami kondisi darurat akibat cuaca buruk sebelum komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 WITA.

Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng, Kerahkan Teknologi hingga Rekayasa Tata Air
Polri Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8
Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Mulai Bahas RUU Ciptaker Bersama
Kapolri Tegaskan Premanisme dan Pungli Tak Boleh Ganggu Iklim Investasi
Korlantas Polri Edukasi Pelajar Labschool Kebayoran tentang Keselamatan Berlalu Lintas
Bareskrim Bongkar Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan
komentar
beritaTerbaru