Sabtu, 31 Oktober 2026

Polri Siapkan Enam Posko DVI untuk Korban KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 19:35 WIB
Polri Siapkan Enam Posko DVI untuk Korban KM Virgo Transport 8
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Polri menyiapkan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang masih dalam penanganan operasi SAR.

Dilansir dari laman Humas Polri, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, posko tersebut disiapkan untuk mendukung proses identifikasi antemortem dan postmortem apabila diperlukan.

"Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga," kata Trunoyudo dalam keterangannya, pada 13 September 2026.

Enam posko DVI tersebut berada di sejumlah lokasi. Di Jawa Timur, posko disiapkan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Sumenep, dan RS Bhayangkara Surabaya.

Sementara di Kalimantan Selatan, posko berada di RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, serta Pelabuhan Trisakti.

Selain dukungan DVI, Polri mengerahkan tiga Kapal Polisi untuk memperkuat pencarian dan evakuasi. Ketiga kapal tersebut yakni KP Laksmana-7012 dari BKO Kalsel, KP Ibis-6001 dari BKO Kalteng, dan KP Manyar-5003 dari BKO Surabaya.

Ketiga kapal telah melakukan persiapan bekal ulang sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian. "Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian," ujar Trunoyudo.

Operasi SAR turut melibatkan KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, dan KM Cahaya Bahati Jaya.

Dua unit helikopter, masing-masing milik Polda Kalteng dan Basarnas Surabaya, juga dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dari udara.

Trunoyudo mengatakan penambahan kekuatan tersebut bertujuan memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi.

Hingga Minggu sore, sebanyak 107 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan awak kapal.

Laporan hilang kontak diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Kapal diduga mengalami kondisi darurat akibat cuaca buruk sebelum komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 WITA.

Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok Berantas Jaringan Narkotika Lintas Negara
Kapolri Tegaskan Komitmen Perkuat Penegakan Hukum dan Dukung Indonesia Emas 2045
Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online hingga Penipuan Digital
Operasi Patuh 2026, Polri Kedepankan Edukasi untuk Tekan Angka Kecelakaan
Korps Sabhara Baharkam Polri Bagikan 550 Paket Makanan Bergizi dan Tanam Pohon di Depok
Bareskrim Polri Bongkar Bisnis BBM Ilegal di Muratara, Puluhan Ribu Liter Solar Disita
komentar
beritaTerbaru