Polri juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarkan berita yang bersifat provokatif atau menyesatkan.
"Jangan mudah percaya dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kalau ada perbedaan, mari kita sikapi dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik," kata Johnny.
Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat, termasuk media, tokoh agama, akademisi, dan tokoh masyarakat yang turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Polri menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Dengan saling menghormati, peduli, serta menjaga komunikasi yang baik, diharapkan Indonesia tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar