Selasa, 29 September 2026

Yusril dan Wakapolri Soroti Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Berantas Perdagangan Orang

Sabtu, 01 Agustus 2026 16:45 WIB
Yusril dan Wakapolri Soroti Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Berantas Perdagangan Orang
LICS ke-9 dan Call for Paper yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Kamis (30/7/2026).
Ia mengungkapkan, hingga kini Polri telah menjalin 14 perjanjian kerja sama dengan kepolisian, kementerian, dan berbagai lembaga di dalam maupun luar negeri untuk memperkuat upaya pemberantasan perdagangan orang.

Rektor UNISSULA, Prof Dr H Gunarto SH MHum mengatakan konferensi internasional tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi global dalam merumuskan solusi terhadap tantangan hukum internasional.

Menurutnya, keterlibatan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara akan memperkaya pertukaran gagasan, memperkuat jejaring kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik yang berkeadilan.

Konferensi ini menjadi wujud komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan komunitas internasional dalam memperkuat kerangka hukum global guna memberantas perdagangan orang serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Sinergi gagasan yang disampaikan Menko Yusril dan strategi implementatif yang dipaparkan Wakapolri diharapkan semakin memperkuat langkah Indonesia dalam menghadapi kejahatan perdagangan orang yang terus berkembang dan bersifat lintas negara. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gajah Trail Run Ultra 2026 Diikuti 900 Pelari dari Tujuh Negara, Ekonomi Warga Bergerak
Jateng Dinilai Berhasil Tekan Stunting, Demak dan Kabupaten Semarang Jadi Percontohan
Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga Desember 2026
Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis Lewat Bahasa dan Sastra
242 Sekolah di Jateng Raih Predikat Adiwiyata, Kepedulian Lingkungan Ditanamkan Sejak Dini
18 Stan UMKM Jateng Siap Tampilkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026
komentar
beritaTerbaru