Kamis, 23 Juli 2026

KPK dan ANRI Resmi Luncurkan Pusdankor, Jadikan Arsip Sejarah sebagai Senjata Pencegahan Korupsi

Kamis, 23 Juli 2026 19:25 WIB
KPK dan ANRI Resmi Luncurkan Pusdankor, Jadikan Arsip Sejarah sebagai Senjata Pencegahan Korupsi
KPK bersama ANRI memperkuat strategi pencegahan korupsi melalui pendekatan sejarah dengan meluncurkan Pusdankor yang diresmikan di Kantor ANRI, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
"Tidak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran," ujar Eli mengutip pesan dari Mohammad Hatta.

Pusdankor menghimpun arsip sejarah penegakan hukum tindak pidana korupsi sejak masa VOC hingga era Indonesia modern. Fasilitas tersebut terbuka bagi masyarakat dengan menyediakan ruang pamer arsip, ruang baca dan kajian, serta fasilitas pendidikan antikorupsi.

Peluncuran Pusdankor juga dirangkaikan dengan Diskusi Publik Seri IV bertajuk "Korupsi Sebagai Ancaman Bangsa: Dampak dan Pencegahannya". Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta secara langsung serta ratusan peserta lainnya secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube ANRI.

Diskusi menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad, mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah, serta Direktur Pengolahan Arsip ANRI Kandarini.

Melalui kerja sama ini, KPK dan ANRI berharap arsip tidak hanya menjadi rekaman masa lalu, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan sembilan nilai dasar antikorupsi, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, adil, disiplin, dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Perkuat Budaya Antikorupsi Melalui Peran Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas
KPK Tahan Bupati Lombok Barat dalam OTT Dugaan Korupsi Proyek dan Gratifikasi
KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan Melalui Program PRISMA
Ditpamobvit Baharkam Polri dan PT ABB Perkuat Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional
KPK Gandeng Perguruan Tinggi, Ajak Mahasiswa Papua Awasi Pengelolaan Dana Otsus
KPK Tegaskan Pelaporan Gratifikasi Perkuat Pencegahan Korupsi
komentar
beritaTerbaru