Minggu, 21 Juni 2026

Persaja Berikan Penyuluhan Hukum dan Motivasi bagi Warga Binaan Perempuan di Lapas Jakarta

Minggu, 21 Juni 2026 18:15 WIB
Persaja Berikan Penyuluhan Hukum dan Motivasi bagi Warga Binaan Perempuan di Lapas Jakarta
Pengurus Pusat Persaja menggelar kunjungan sekaligus penyuluhan hukum bagi warga binaan perempuan di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) menggelar kunjungan sekaligus penyuluhan hukum bagi warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta pada Rabu.

Dilansir dari laman Kejaksaan Agung, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen para jaksa dalam memberikan edukasi hukum serta pembinaan yang humanis kepada warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Persaja Asep N Mulyana yang diwakili oleh Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pertimbangan dan Pengembangan Hukum, Katarina Endang Sarwestri menyampaikan pesan motivasi dan penguatan kepada para peserta.

Katarina menegaskan bahwa kehadiran Persaja bukan untuk melihat masa lalu warga binaan, melainkan untuk memberikan semangat dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

"Kami percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar dari pengalaman, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui kegiatan penyuluhan hukum ini, kami berharap para warga binaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai hukum, hak, dan kewajiban sebagai warga negara," ujar Katarina saat membacakan sambutan Ketua Umum Persaja.

Kegiatan yang mengusung tema "Perempuan Tangguh, Bangkit dengan Harapan dan Kemandirian" tersebut menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Penyuluhan menghadirkan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Yusna Adia, serta Kabid I Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Forensik, Noridha Weningsari, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Persaja mengingatkan bahwa ketangguhan sejati bukan berarti tidak pernah mengalami kegagalan, melainkan memiliki keberanian dan tekad untuk bangkit kembali dari setiap tantangan.

"Harapan menjadi kekuatan untuk terus melangkah, sementara kemandirian akan menjadi bekal utama dalam menata masa depan setelah masa pembinaan berakhir," katanya.

Persaja juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, serta Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta beserta jajarannya yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Di akhir acara, Persaja mengajak seluruh warga binaan perempuan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menyerap ilmu, nasihat, dan pengalaman yang dibagikan para narasumber.

Bekal pengetahuan dan motivasi yang diperoleh diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru serta menjadi langkah positif dalam proses reintegrasi sosial, sehingga para warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan percaya diri. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Dampingi PT MRT Jakarta Tingkatkan Sistem Keamanan Jelang Re-Sertifikasi SMP
KPK Awasi SPMB DKI Jakarta 2026/2027, Pastikan Proses Penerimaan Transparan dan Bebas Titipan
KPK Tekankan Peran Pasangan Pimpinan Daerah sebagai Benteng Integritas
CPRN Summit 2026 Dorong Sinergi Riset dan Kebijakan Pendidikan di Asia Tenggara
DKI Jakarta Jadi Percontohan Layanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan
Pemerintah Resmi Luncurkan Perpres Penanganan Anak Tidak Sekolah
komentar
beritaTerbaru