Kamis, 08 Oktober 2026

Pemprov Sumut Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha 1447 H

Kamis, 21 Mei 2026 14:46 WIB
Pemprov Sumut Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha 1447 H
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Perangin-angin dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (20/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Perangin-angin mengatakan stok ternak di Sumut saat ini mencapai sekitar 748 ribu ekor.

Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban yang diperkirakan berkisar antara 2.500 hingga 5.000 ekor menjelang Idul Adha.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu.

"Stok daging kita saat ini ada sebanyak 748.000 ekor yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha," ujar Yusfahri.

Selain memenuhi kebutuhan dalam daerah, Sumut juga menjadi pemasok hewan kurban bagi sejumlah provinsi lain seperti Sumatera Barat dan Riau.

Pada Idul Adha tahun ini, Presiden Republik Indonesia juga menyalurkan bantuan masyarakat berupa 34 ekor sapi kurban di Sumut.

Sebanyak 33 ekor dialokasikan untuk masing-masing kabupaten/kota, sedangkan satu ekor lainnya diberikan kepada Pemprov Sumut.

Yusfahri menjelaskan, sapi bantuan tersebut memiliki bobot besar, mulai dari 800 kilogram hingga mencapai satu ton. Seluruh sapi berasal dari peternak lokal Sumut. "Keseluruhan sapi program bantuan masyarakat ini asli dari peternak kita di Sumut," katanya.

Menurutnya, para peternak di Sumut telah mempersiapkan ketersediaan sapi kurban berukuran besar dalam dua tahun terakhir. Namun, distribusi ternak masih dilakukan dengan sistem subsidi silang karena belum semua daerah mampu menyediakannya.

Wilayah seperti Nias, Tapanuli, dan Sibolga masih mendapat suplai sapi dari daerah lain seperti Simalungun, Langkat, dan Binjai.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Perluas Akses Listrik hingga Pelosok
Pemprov Sumut-Kejati Perkuat Pendampingan Sekolah Cegah Penyimpangan Anggaran
Pemprov Sumut Dorong PTS Sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri
Pemprov Sumut Dorong Pemda Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, 15 Ribu Hewan Divaksin
Pemprov Sumut Targetkan 15 Ribu Hewan Divaksin Rabies, Dukung Indonesia Bebas Rabies 2030
komentar
beritaTerbaru