Rabu, 29 April 2026

Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Basis Data Pembangunan

Rabu, 29 April 2026 19:00 WIB
Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Basis Data Pembangunan
Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, yang diwakili Kepala Bidang Statistik Sektoral, Ika Hardina Lubis, saat menghadiri sosialisasi SE2026 serta peluncuran Dalian di Aula kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sumut, Jalan Asrama Nomor 179, Senin (27/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna menghasilkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, yang diwakili Kepala Bidang Statistik Sektoral, Ika Hardina Lubis, usai menghadiri sosialisasi SE2026 serta peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Aula kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, Jalan Asrama Nomor 179, Senin.

Ika mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh kondisi perekonomian, khususnya di Sumut. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Dinas Kominfo Sumut siap mendukung dari sisi penyebarluasan informasi dan penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sukses," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat agar hasil sensus mencerminkan kondisi riil di lapangan.

"Dengan kolaborasi yang kuat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Sumut," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, menyampaikan bahwa SE2026 bertujuan menyediakan informasi terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital. Menurutnya, sensus ini menjadi bagian dari langkah besar BPS dalam menjalankan peran sebagai pengelola data nasional.

Saat ini terdapat dua data utama yang terus dimutakhirkan, yakni data tunggal ekonomi nasional dan data statistik business register yang menjadi cikal bakal pelaksanaan sensus. Asim mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan SE2026.

Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya seperti Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022-2023 dan Sensus Pertanian 2023, pihaknya optimistis pelaksanaan sensus kali ini akan berjalan lebih baik berkat dukungan teknologi dan metode pendataan yang semakin maju.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kominfo berupa 12 titik videotron untuk membantu sosialisasi SE2026 secara gratis.

Lebih lanjut, BPS terus mematangkan strategi guna meningkatkan partisipasi pelaku usaha, baik besar maupun menengah, agar secara mandiri mengisi data sensus.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026. Pemerintah juga akan meluncurkan aplikasi "Ngisi Bareng" (Ngibar) pada 1 Mei 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai sarana mempermudah pelaku usaha dalam berpartisipasi pada pendataan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BPS kabupaten/kota serta jajaran BPS Sumatera Utara. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri, Terima Bantuan Rp3 Miliar
Pemprov Sumut Teken MoU Pengendalian Inflasi dengan Kabupaten/Kota
Pemprov Sumut Perkuat Konsep Entrepreneur Government Lewat Pembiayaan Kreatif
Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Hapus Stigma pada Peringatan Hari Down Syndrome Dunia 2026
Pemprov Sumut Putuskan Relokasi SMAN 5 Pematangsiantar Usai Sengketa Lahan
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
komentar
beritaTerbaru