Rabu, 15 April 2026

Wali Kota Medan Dorong Penguatan Ekonomi Lokal lewat Program MBG

Rabu, 15 April 2026 08:53 WIB
Wali Kota Medan Dorong Penguatan Ekonomi Lokal lewat Program MBG
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin Rakor Pelaksanaan MBG dan SPPG di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (14/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sirkulasi ekonomi lokal melalui keterlibatan pedagang pasar tradisional dan pelaku usaha dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Rico saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan MBG dan Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa.

Dalam rapat yang dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut Imam Gunadi, Sekda Medan Wiriya Alrahman, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, Rico menekankan pentingnya dukungan sistem koordinasi data secara real-time agar distribusi kebutuhan pangan berjalan tepat sasaran.

Menurutnya, pelibatan pedagang di 52 pasar tradisional di bawah BUMD Medan menjadi langkah strategis untuk memperluas partisipasi pelaku usaha lokal sekaligus menjaga stabilitas pasokan. "Program MBG tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat," ujarnya.

Rico juga menegaskan pentingnya memperkuat keterlibatan tenaga kerja lokal di setiap titik layanan agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat kecamatan.

Ia turut mengapresiasi skema penyerapan tenaga kerja dalam program SPPG yang memprioritaskan masyarakat dari kategori Desil 1 dan Desil 2.

"Ini adalah program yang sangat baik di tengah tantangan lapangan pekerjaan saat ini. Kami sangat mengapresiasi kebijakan penyerapan tenaga kerja yang menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan," katanya.

Seiring meningkatnya kebutuhan pangan dalam program tersebut, Rico menilai sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia bahan pangan menjadi faktor krusial.

Ia mencontohkan kebutuhan telur yang diproyeksikan mencapai jutaan butir per bulan sehingga memerlukan kesiapan pasokan yang matang.

"Kita ingin kebutuhan SPPG berjalan selaras dengan kesiapan peternak dan UMKM. Dengan sinergi yang kuat, target pemenuhan gizi masyarakat dapat tercapai seiring dengan terjaganya stabilitas ekonomi daerah," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG memaparkan capaian program hingga pertengahan April 2026. Secara kumulatif, MBG telah menjangkau 449.694 penerima manfaat.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi
MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi
Kementan Pastikan Kesiapan Penuh Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
Kedatangan KRI Bima Suci di Belawan, Rico Waas Promosikan Potensi Medan ke Dunia
komentar
beritaTerbaru