Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas penyerapan tenaga kerja di pedesaan, meningkatkan akses pembiayaan produktif, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong hilirisasi agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati di daerah.
"Pengembangan ekonomi daerah berbasis agribisnis adalah mesin katalisator pertumbuhan Jawa Barat. Dengan sinergi lintas sektor, kami ingin memastikan potensi lokal benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang inklusif dan berdaya tahan," pungkas Darwisman. (R)
beritaTerkait
komentar