Senin, 06 April 2026

Pertamina Dorong Desa Rentan Jadi Tangguh melalui Energi Transisi

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 04 April 2026 10:00 WIB
Pertamina Dorong Desa Rentan Jadi Tangguh melalui Energi Transisi
Warga bersama pendamping program menunjukkan hasil budidaya tambak dalam kegiatan pembelajaran di Ecoshrimp Learning Center, Desa Padang Sakti, Lhokseumawe, Aceh. (Dok/Pertamina)

Jakarta (buseronline.com) - Upaya transisi energi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat desa. Melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan teknologi tepat guna, desa-desa yang sebelumnya rentan kini bertransformasi menjadi lebih tangguh secara ekonomi dan lingkungan.


Program Desa Energi Berdikari (DEB) menjadi salah satu inisiatif unggulan Pertamina dalam mendorong kemandirian energi masyarakat. Program ini tidak hanya menyediakan akses energi bersih, tetapi juga meningkatkan produktivitas ekonomi warga serta memperkuat ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.


Salah satu implementasi program tersebut terlihat di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh. Di wilayah ini, Pertamina membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kilowatt-peak (kWp) yang dilengkapi baterai 10 kilowatt hour (kWh). Energi tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional tambak, seperti aerator dan mesin pakan.

Baca Juga:

Pemanfaatan energi ramah lingkungan ini mampu meningkatkan produktivitas tambak hingga 40 persen serta menambah pendapatan masyarakat sebesar Rp6 hingga Rp8 juta per bulan. Bahkan saat terjadi bencana banjir pada 2025 yang merusak tambak warga, fasilitas PLTS tetap berfungsi sehingga membantu masyarakat bangkit kembali.


“Pasca banjir, kami sempat kehilangan segalanya. Berkat dukungan Program DEB Pertamina, kami bisa bangkit kembali dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri,” ujar Muhrizal, salah satu penggerak lokal program budidaya udang vaname di desa tersebut.

Baca Juga:

Secara keseluruhan, dilansir dari laman Pertamina, program DEB memberikan nilai ekonomi hingga Rp5,5 M per tahun serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon mencapai 1,09 juta ton CO2 ekuivalen setiap tahun.


Keberhasilan program ini juga mendapat pengakuan global. Bersama 23 perusahaan dunia seperti Aviva Plc, British Airways, CEMEX, General Motors, Lenovo, dan Saudi Aramco, Pertamina meraih penghargaan internasional Sustainability, Environmental Achievement & Leadership (SEAL) Awards 2026 untuk kategori Inisiatif Lingkungan.


Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat desa, pemerintah daerah, dan mitra lokal.


“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, khususnya dalam memperkuat resiliensi desa menghadapi dinamika global,” ujarnya.


Hingga saat ini, Pertamina telah membangun 252 Desa Energi Berdikari di seluruh Indonesia, dengan 64 persen berada di luar Pulau Jawa sebagai upaya pemerataan pembangunan. Program ini juga berkontribusi pada sektor pangan, dengan produksi mencapai 15,8 ribu ton beras dan 890,4 ton bahan pangan non-beras.


Pemanfaatan EBT dalam program DEB mencakup berbagai sumber energi, seperti panel surya, mikrohidro, dan biogas. Selain meningkatkan ketahanan energi, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sumber daya setempat.


Ke depan, Pertamina berkomitmen memperluas inisiatif energi bersih dan pemberdayaan masyarakat guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pertamina juga terus mendorong implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnisnya.


Langkah ini sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang menargetkan penguatan bauran energi terbarukan di Indonesia. Melalui program tersebut, desa-desa di Indonesia diharapkan tidak hanya mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan tekanan ekonomi global, tetapi juga tumbuh sebagai pusat kemandirian energi dan ekonomi berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar