Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan produk energi bernilai tambah melalui inovasi Smooth Fluid-05 (SF-05). Produk ini merupakan fluida pengeboran berperforma tinggi berbasis non-aqueous base fluid yang diformulasikan untuk kebutuhan lumpur pengeboran tipe Oil Base Mud (OBM).
SF-05 diproduksi di fasilitas Hydrocracking Unit (HCU) A & B dengan kapasitas produksi mencapai 44 ribu barel per bulan. Kehadiran produk ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung kebutuhan industri hulu minyak dan gas (migas), sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyampaikan bahwa SF-05 merupakan bukti kapabilitas kilang dalam menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar energi yang semakin kompetitif.
“SF-05 kami kembangkan sebagai solusi fluida pengeboran dengan performa tinggi yang mampu menjawab kebutuhan operasi di lapangan. Kami optimistis produk ini akan terus memberikan nilai tambah, baik bagi pelanggan maupun bagi penguatan industri energi nasional,” ujar Dodi.
Sejak diproduksi secara kontinu pada 2005, SF-05 telah menunjukkan konsistensi kualitas dan keandalan pasokan. Produk ini bahkan mencatatkan realisasi lifting tertinggi mencapai 201 juta barel pada 2023, yang mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan pasar terhadap performanya dalam mendukung aktivitas pengeboran migas.
Secara teknis, SF-05 dirancang untuk memberikan performa optimal pada kondisi sumur yang kompleks dan menantang. Produk ini memiliki stabilitas tinggi, efisiensi dalam pengendalian tekanan, serta mampu melindungi formasi sumur, sehingga dapat meminimalkan risiko operasional selama proses pengeboran berlangsung.
Dalam implementasi di lapangan, dilansir dari laman Pertamina, SF-05 telah digunakan untuk berbagai kebutuhan operasi pengeboran. Salah satunya melalui distribusi terbaru kepada Medco Exploration & Production Grissik Limited di Sumatera Selatan sebanyak 3.000 barel.
Menurut Dodi, penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas pemanfaatan produk dalam negeri sekaligus memperkuat rantai pasok energi nasional melalui kolaborasi dengan mitra strategis.
“Pengembangan dan pemanfaatan SF-05 diharapkan dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari strategi optimalisasi produk kilang, sekaligus memperkuat sinergi antara PT PPN Kilang Balikpapan bersama para mitra dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional sektor industri,” tambahnya.
Sebagai bagian dari Pertamina, Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut diwujudkan melalui transformasi bisnis yang berorientasi pada tata kelola perusahaan yang baik, keberlanjutan lingkungan, serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini operasional.
Melalui inovasi seperti SF-05, Pertamina terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak kemandirian energi nasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri migas Indonesia di tingkat global. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar