Senin, 06 April 2026

Bangkitkan Ekonomi, Wali Kota Bandung Dorong Peran Pengusaha

Dirgahayu Ginting - Selasa, 31 Maret 2026 07:06 WIB
Bangkitkan Ekonomi, Wali Kota Bandung Dorong Peran Pengusaha
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan sambutan saat acara Halal Bihalal Keluarga Besar FKPPI Jawa Barat di Hotel Aryaduta Bandung, Bandung, Jumat (2/3/2026). (Dok/Jabarprov)
Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak para pelaku usaha untuk mengambil peran strategis dalam membangkitkan perekonomian kota yang hingga kini belum sepenuhnya pulih pascapandemi Covid-19.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Halal Bihalal Keluarga Besar Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta FKPPI Jawa Barat yang digelar di Hotel Aryaduta Bandung, Jumat.

Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Jabarprov, Farhan menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci utama untuk mengembalikan kejayaan ekonomi Kota Bandung.

“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini masih di angka 5,27 persen, padahal sebelum pandemi bisa mencapai 7 hingga 8 persen. Artinya, kita masih punya pekerjaan besar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, terdapat dua sektor utama yang menyebabkan melambatnya pemulihan ekonomi, yakni sektor transportasi dan industri pengolahan. Sektor transportasi, menurutnya, terdampak akibat belum optimalnya operasional Bandara Husein Sastranegara.

“Kalau bandara kembali hidup, kontribusi sektor transportasi akan langsung terdongkrak. Ini yang sedang kita perjuangkan bersama pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, sektor industri pengolahan mengalami stagnasi akibat pembatasan industri besar di dalam kota, sehingga kontribusi manufaktur mengalami penurunan.

Sebagai langkah solusi, Farhan mendorong penguatan sektor usaha kecil dan menengah, khususnya industri kreatif berbasis fesyen yang dinilai memiliki daya saing tinggi. Ia menyebut sejumlah brand lokal telah membuktikan potensi tersebut, termasuk karya desainer Ivan Gunawan serta brand populer Buttonscarves.

Selain itu, kawasan sentra industri sepatu Cibaduyut juga akan kembali didorong sebagai pusat produksi yang memiliki nilai ekspor tinggi.

“Sepatu kulit buatan Bandung bisa menembus pasar ekspor dengan harga tinggi. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan,” tegasnya.

Farhan juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali kawasan pusat kota, termasuk Masjid Agung Bandung sebagai pusat aktivitas masyarakat. Pemerintah Kota Bandung berencana menggelar kegiatan rutin bulanan guna meningkatkan kunjungan dan menggerakkan ekonomi sekitar.

“Kalau kawasan Masjid Agung hidup, maka ekonomi di sekitarnya juga akan bergerak,” ujarnya.

Selain itu, Farhan membuka peluang investasi di sektor properti, khususnya pembangunan hotel dan hunian vertikal. Ia memastikan pemerintah akan memberikan kemudahan perizinan serta dukungan dalam mengatasi berbagai kendala investasi.

Ia juga mengajak pengusaha memanfaatkan program pembiayaan pemerintah pusat melalui Tapera untuk mendukung pengembangan usaha.

“Kami butuh pengusaha yang tangguh dan inovatif. Bandung tidak boleh kalah dari kota lain,” katanya.

Menutup sambutannya, Farhan menegaskan bahwa Kota Bandung memiliki dinamika tinggi dengan berbagai tantangan sekaligus peluang ekonomi yang besar.

“Bandung ini penuh tantangan, tapi juga penuh peluang. Kuncinya ada pada kolaborasi,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh anggota HIPWI FKPPI Jawa Barat untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam membangun kota.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung, saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf lahir dan batin. Mari kita bangun Bandung bersama,” pungkasnya. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar