Senin, 06 April 2026

Kunjungan Wisata Jateng Naik 5,25 Persen Saat Libur Lebaran 2026

Dirgahayu Ginting - Jumat, 27 Maret 2026 06:00 WIB
Kunjungan Wisata Jateng Naik 5,25 Persen Saat Libur Lebaran 2026
Suasana kawasan Kota Lama Semarang dipadati wisatawan saat libur Lebaran 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa malam (24/3/2026). (Dok/Jatengprov)
Semarang (buseronline.com) - Kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) selama libur Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dilansir dari laman Jatengprov, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah mencatat total kunjungan mencapai 687.470 orang.

Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakan angka tersebut dihimpun sejak H-7 hingga H+4 Lebaran 1447 Hijriah, yakni periode 13 hingga 25 Maret 2026.

“Jumlah kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini mencapai 687.470, meningkat 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 653.178 kunjungan,” ujarnya, Kamis.

Menurut Hanung, terdapat sembilan destinasi wisata yang menjadi fokus pemantauan, yakni Candi Borobudur, Owabong, Baturraden, Guci, Pantai Menganti, Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, serta Candi Prambanan.

Dari sembilan destinasi tersebut, Kota Lama Semarang menjadi lokasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, yakni 222.856 wisatawan. Disusul Masjid Agung Demak sebanyak 124.363 kunjungan dan Candi Prambanan dengan 94.858 kunjungan.

Hanung menjelaskan, tren kunjungan wisata saat ini menunjukkan pergeseran minat masyarakat dari wisata alam menuju kawasan urban dan destinasi berbasis ikon budaya. Wisatawan cenderung memilih lokasi yang menawarkan pengalaman visual menarik.

“Fenomena ini dikenal sebagai visual tourism, di mana wisatawan memilih destinasi yang memiliki nilai estetika tinggi dan menarik untuk dibagikan di media sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, lonjakan kunjungan mulai terjadi sejak H-1 Lebaran dan mencapai puncaknya pada H+2. Hal ini menunjukkan masa libur pascalebaran masih menjadi waktu favorit masyarakat untuk berwisata.

Selain faktor tren, kondisi cuaca juga turut memengaruhi pergerakan wisatawan. Cuaca yang kurang bersahabat di sejumlah daerah pegunungan membuat wisatawan beralih ke destinasi yang dinilai lebih aman dan nyaman.

Ke depan, Disbudparekraf Jawa Tengah mendorong pengelola destinasi wisata untuk beradaptasi dengan tren tersebut, khususnya dengan memperkuat konsep pengalaman dan visual guna menarik minat wisatawan, terutama generasi muda.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama libur Lebaran serta menikmati waktu liburan dengan aman dan nyaman. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar