Senin, 06 April 2026

Konsumsi Pertamax Series Melonjak, Jadi Primadona Selama Lebaran 2026

Dirgahayu Ginting - Kamis, 26 Maret 2026 06:12 WIB
Konsumsi Pertamax Series Melonjak, Jadi Primadona Selama Lebaran 2026
Petugas melayani pengisian bahan bakar kendaraan menggunakan produk Pertamax Series di SPBU PT Pertamina (Persero). (Dok/Pertamina)

Jakarta (buseronline.com) - Produk bahan bakar berkualitas dari PT Pertamina (Persero), yakni Pertamax Series, menjadi pilihan utama masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.


Hal ini tercermin dari lonjakan konsumsi sejumlah varian Pertamax yang meningkat signifikan dibandingkan rata-rata konsumsi harian normal pada Januari 2026.


Dilansir dari laman Pertamina, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa peningkatan konsumsi tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memilih bahan bakar berkualitas untuk menunjang perjalanan jarak jauh.

Baca Juga:

“Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh yang panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan,” ujarnya.


Pada 20 Maret 2026 atau H-1 Lebaran yang menjadi salah satu puncak arus mudik, konsumsi Pertamax (RON 92) tercatat meningkat sebesar 11,8 persen dibandingkan rata-rata harian periode normal.

Baca Juga:

Sementara itu, produk ramah lingkungan Pertamax Green (RON 95) mencatat kenaikan tertinggi, yakni sebesar 94,7 persen dibandingkan periode normal. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.


Adapun Pertamax Turbo yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan performa tinggi juga mengalami peningkatan konsumsi sebesar 34,5 persen dibandingkan rata-rata normal harian.


Baron menambahkan, peningkatan konsumsi BBM pada periode Ramadan dan Idulfitri merupakan hal yang wajar mengingat tingginya mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan mudik maupun liburan.


Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan ketersediaan energi tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Upaya tersebut meliputi penambahan stok sejak dini serta penyediaan layanan tambahan di jalur-jalur strategis.


Layanan tersebut antara lain SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, serta titik layanan energi di jalur mudik dan kawasan wisata.


“Kami berusaha menjaga perjalanan masyarakat dalam momen Lebaran ini berjalan nyaman, hingga nanti arus balik berakhir,” kata Baron.


Meski demikian, Pertamina tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan, terutama di tengah dinamika global yang turut memengaruhi sektor energi.


“Sejalan dengan konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi kondisi energi dunia, Pertamina mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga pasokan BBM dan LPG. Partisipasi aktif masyarakat melalui penggunaan energi secara efisien akan membantu menjaga ketersediaan energi di Indonesia,” jelasnya.


Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong berbagai program yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


Upaya tersebut juga sejalan dengan transformasi perusahaan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnis dan operasionalnya.


Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina optimistis dapat terus memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di masa depan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar