Bone (buseronline.com) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau langsung pembangunan Pelabuhan Umum Tonra di Desa Bone Pute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Kamis.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres proyek strategis yang diharapkan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat mobilisasi logistik pertanian.
Dalam peninjauan tersebut, dilansir dari laman Kementerian Pertanian, Mentan Amran menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan ini akan menjadi solusi atas berbagai kendala distribusi yang selama ini dihadapi petani, khususnya terkait tingginya biaya logistik dan keterbatasan akses pasar.
“Pelabuhan ini bukan hanya infrastruktur biasa, tapi menjadi kunci mempercepat mobilisasi logistik pertanian. Kalau distribusi lebih cepat dan efisien, produk petani kita bisa lebih bersaing, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor,” ujarnya di lokasi.
Pelabuhan Umum Tonra dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 T oleh PT AAS Gemilang Mandiri. Proyek ini dirancang sebagai pusat logistik modern yang akan melayani pelabuhan umum, layanan peti kemas, hingga mendukung pengembangan kawasan industri di Kabupaten Bone dan sekitarnya.
Menurut Mentan Amran, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem logistik nasional yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan.
“Kalau logistik kuat, distribusi lancar, maka ketahanan pangan juga semakin kokoh. Ini penting supaya petani kita mendapat nilai tambah yang lebih baik,” jelasnya.
Selain memperkuat distribusi, kehadiran Pelabuhan Tonra juga diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi ribuan tenaga kerja lokal. Aktivitas ekonomi di kawasan tersebut diperkirakan meningkat seiring dengan operasional pelabuhan di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Mentan Amran juga mendengarkan paparan terkait progres pembangunan serta rencana pengembangan kawasan pelabuhan ke depan. Pemerintah berharap proyek strategis ini dapat rampung tepat waktu dan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar