Rabu, 08 April 2026

Bupati Tegaskan Ketersediaan Bapokting Cukup Menjelang Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 09:06 WIB
Bupati Tegaskan Ketersediaan Bapokting Cukup Menjelang Lebaran
Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Babadan, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/3/2026). (Dok/Jatengprov)
Ungaran (buseronline.com) - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang dan saat Lebaran dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Bupati meninjau langsung aktivitas penjualan bapokting di Pasar Babadan, Senin pagi.

Dari hasil pemantauan di pasar tersebut, dilansir dari laman Jatengprov, Ngesti Nugraha menyebutkan terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti daging sapi yang naik sekitar Rp5 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai justru menunjukkan tren penurunan.

Ia menjelaskan, pada awal Ramadan harga cabai rawit sempat mencapai Rp90 ribu per kilogram, namun saat ini turun menjadi sekitar Rp80 ribu per kilogram. Adapun harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp60 ribu per kilogram.

“Kalo harga mendekati Lebaran nanti naik, kita lakukan operasi pasar bekerja sama dengan Champion Cabai Kabupaten Semarang,” ujar Ngesti Nugraha.

Selain meninjau harga bahan pokok, Bupati juga memeriksa ketersediaan gas LPG 3 kilogram di salah satu agen di Jalan Ahmad Yani, Ungaran.

Menurutnya, stok LPG bersubsidi tersebut dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

“Stok gas LPG 3 kilogram siap. Kita juga berharap harga kebutuhan penting tidak naik. Kalau pun turun juga tidak terlalu banyak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang, Joko Prayitno, menjelaskan bahwa beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga dan kondisi tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 47 subvarian bapokting di dua pasar tradisional, yakni Pasar Projo dan Pasar Bandarjo, tercatat delapan subvarian komoditas mengalami kenaikan harga, sementara 38 lainnya relatif stabil, dan hanya harga cabai merah keriting yang mengalami penurunan.

Beberapa komoditas yang masih stabil antara lain beras C4 premium dengan harga rata-rata Rp15.167 per kilogram dan beras medium sekitar Rp13.917 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi paha belakang naik menjadi sekitar Rp144.167 per kilogram. Harga daging ayam ras karkas juga mengalami kenaikan dari Rp39 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Komoditas bawang merah turut naik dari Rp40 ribu menjadi Rp40.833 per kilogram.

Untuk komoditas lain, telur ayam kampung tercatat mengalami sedikit kenaikan menjadi sekitar Rp35.200 per kilogram, sedangkan telur ayam ras masih stabil di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Adapun harga minyak goreng curah juga masih stabil di angka sekitar Rp19.800 per liter.

Pemerintah Kabupaten Semarang terus melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
komentar
beritaTerbaru