Rabu, 08 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Langkah Proaktif dan Efisiensi Hadapi Konflik Global

Minggu, 15 Maret 2026 09:50 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Langkah Proaktif dan Efisiensi Hadapi Konflik Global
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan ekonomi nasional pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya kewaspadaan pemerintah terhadap dinamika global yang tengah berkembang, terutama terkait potensi dampak pada harga energi dan stabilitas ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Jumat.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga Bahan Bakar Minyak. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan. Kita Alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan bahwa meskipun kondisi Indonesia relatif aman, pemerintah tidak boleh lengah. Ia meminta jajaran kementerian dan lembaga untuk menyiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk, agar negara tetap tangguh menghadapi ketidakpastian global.

Lebih jauh, Kepala Negara mencontohkan langkah-langkah efisiensi yang diterapkan oleh negara lain sebagai upaya mengantisipasi situasi krisis.

“Seolah-olah bahwa ini bagi mereka seperti kita dulu waktu Covid. Mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah,” jelas Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya penghematan dalam konsumsi energi, khususnya BBM, sebagai bagian dari langkah proaktif menghadapi gejolak global.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, kita bersyukur kita aman. Tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita,” tegasnya.

Terkait defisit anggaran, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga keseimbangan keuangan negara. “Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kita harus balance budget itu paling ideal dan itu saya kira kita bisa lakukan,” ungkapnya.

Dalam arahannya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinet untuk mengutamakan kepentingan rakyat serta persatuan bangsa di atas kepentingan kelompok atau golongan. Kesetiaan terhadap bangsa menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pemerintah.

Sidang Kabinet Paripurna ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan tindakan proaktif, mulai dari efisiensi energi hingga kesiapsiagaan ekonomi, sebagai langkah mitigasi menghadapi ketidakpastian geopolitik global. (DKI1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
Bupati Ciamis Ajak Guru Perketat Pengawasan Gawai Pelajar
komentar
beritaTerbaru