Selasa, 26 Mei 2026

Capaian Ketahanan Pangan Indonesia Diapresiasi Prancis, Kerja Sama Pertanian Diperkuat

Minggu, 15 Maret 2026 06:06 WIB
Capaian Ketahanan Pangan Indonesia Diapresiasi Prancis, Kerja Sama Pertanian Diperkuat
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Dok/Kementerian Pertanian RI)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Prancis mengapresiasi kemajuan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, dilansir dari laman Kementerian Pertanian RI, Penone menyampaikan ucapan selamat atas capaian Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan serta berbagai langkah pemerintah dalam mendorong swasembada pangan nasional.

“Pertama-tama kami ingin menyampaikan selamat atas capaian yang diraih Indonesia dalam swasembada pangan. Ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan,” ujar Penone.

Menurutnya, berbagai kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah Indonesia menunjukkan perkembangan positif dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Penone juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Mentan Amran dalam memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program peningkatan produksi serta efisiensi sistem pertanian nasional.

“Saya tahu Menteri Amran telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil tersebut. Dari sisi Prancis, kami siap berbagi pengalaman dan keahlian untuk terus meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian Indonesia,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas penguatan kerja sama pertanian antara Indonesia dan Prancis sebagai tindak lanjut dari kesepakatan Declaration of Intent (DoI) yang telah ditandatangani kedua negara pada tahun sebelumnya.

Penone menyebut sektor pertanian menjadi salah satu prioritas dalam kemitraan strategis Indonesia–Prancis. Melalui implementasi DoI tersebut, kedua negara mendorong berbagai kerja sama konkret guna mendukung modernisasi sektor pertanian.

Kerja sama itu meliputi penguatan kolaborasi riset dan ilmiah di bidang pertanian, pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi, hingga kerja sama pada sektor peternakan serta industri pendukungnya.

“Kami ingin meningkatkan efisiensi dan modernisasi pertanian Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan melalui kemitraan ini kami ingin mengembangkan kerja sama yang lebih luas,” pungkas Penone.

Selain itu, kedua negara juga membuka peluang pengembangan kerja sama perdagangan di sektor pertanian, termasuk potensi ekspor berbagai komoditas pangan Indonesia ke pasar internasional sesuai kebutuhan pasar global.

Sementara itu, Mentan Amran menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor pertanian Indonesia.

“Kerja sama internasional sangat penting untuk mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Amran.

Ia berharap sinergi dengan berbagai negara sahabat dapat memperkuat sistem pertanian nasional sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi, investasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren
161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
AC Milan Tumbang dari Cagliari, Rossoneri Tutup Musim dengan Kekalahan
komentar
beritaTerbaru