Rabu, 08 April 2026

Batik Ciprat Warga Binaan Waluyotomo Didorong Dekranasda Jepara untuk Naik Kelas

Sabtu, 14 Maret 2026 06:24 WIB
Batik Ciprat Warga Binaan Waluyotomo Didorong Dekranasda Jepara untuk Naik Kelas
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Laila Saidah Witiarso Utomo memberikan arahan saat kunjungan pembinaan kepada perajin batik ciprat warga binaan di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Waluyotomo, Jepara, Kamis (12/3/2026). (Dok/Jatengprov)

Jepara (buseronline.com) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Jepara (Dekranasda) melakukan kunjungan pembinaan kepada para penyandang disabilitas yang tergabung dalam kelompok perajin batik di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Waluyotomo, Kabupaten Jepara, Kamis.


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan pelaku usaha kerajinan, khususnya batik ciprat eksklusif yang dihasilkan oleh warga binaan sosial.


Dilansir dari laman Jatengprov, Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud komitmen Dekranasda dalam mendampingi serta menguatkan pelaku usaha dari kelompok masyarakat rentan.


“Saya merasa terharu sekaligus bangga melihat kreativitas karya batik yang dihasilkan para warga binaan sosial. Batik ini bukan hanya karya seni, tetapi juga simbol harapan, semangat, dan proses pemulihan kehidupan,” ungkap Laila.


Menurutnya, setiap percikan warna pada kain batik ciprat mencerminkan kreativitas dan potensi yang tetap dapat tumbuh meski dalam kondisi yang tidak mudah. Ia pun memberikan apresiasi kepada para pengelola, pendamping, serta tenaga sosial di RPSDM Waluyotomo yang telah memberikan ruang pembinaan serta kesempatan bagi para warga binaan untuk berkarya dan membangun kepercayaan diri.


Melalui kegiatan tersebut, Dekranasda juga mendorong peningkatan kualitas produk, pengembangan desain, hingga strategi pemasaran agar batik ciprat Waluyotomo dapat dikenal lebih luas serta mampu bersaing di pasar yang lebih besar.


Laila juga berpesan kepada para warga binaan agar terus semangat dalam menjalani kehidupan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.


“Percayalah, setiap karya yang dihasilkan adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik. Kami dari Dekranasda akan terus berupaya membantu agar karya-karya ini semakin dikenal, dipasarkan, dan memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.


Ia berharap dari tempat tersebut akan lahir berbagai kisah inspiratif yang menunjukkan bahwa dari keterbatasan dapat tumbuh kreativitas, kemandirian, serta harapan baru bagi masa depan.


Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat, Dekranasda Jepara berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kerajinan lokal sekaligus memperluas ruang pemberdayaan masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.


Selain kegiatan pembinaan, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jepara kepada para warga binaan sosial, khususnya penyandang disabilitas mental yang aktif dalam kegiatan membatik serta para lanjut usia yang tinggal di panti tersebut. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
komentar
beritaTerbaru