Rabu, 08 April 2026

Harga Sembako di Pasar Kliwon Temanggung Stabil pada Awal Ramadan 1447 H

Selasa, 24 Februari 2026 09:00 WIB
Harga Sembako di Pasar Kliwon Temanggung Stabil pada Awal Ramadan 1447 H
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Kliwon Temanggung. (Dok/Jatengprov)
Temanggung (buseronline.com) - Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang dimulai pada Kamis (19/2/2026), harga kebutuhan pokok di Pasar Kliwon Temanggung terpantau relatif stabil.

Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa sekaligus mempersiapkan kebutuhan sahur dan berbuka.

Berdasarkan laporan harian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung, hampir seluruh komoditas bahan pokok tidak mengalami kenaikan harga signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Ketersediaan pasokan dinilai mencukupi dan distribusi berjalan lancar.

Dilansir dari laman Jatengprov, Kepala Bidang Perdagangan Dinkopdag Kabupaten Temanggung, Pontjo Marbagyo, menyampaikan bahwa stabilitas harga pada awal Ramadan patut disyukuri mengingat permintaan masyarakat terhadap bahan pangan biasanya meningkat.

“Secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil. Pasokan lancar dan stok cukup sehingga tidak terjadi gejolak harga yang berarti. Ini tentu membantu masyarakat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang,” ujar Pontjo, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas utama masih bertahan pada harga normal. Beras IR 64 medium dijual Rp13.500 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp12.500 per kilogram, kedelai lokal Rp12.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.333 per kilogram, serta daging ayam ras karkas Rp39.000 per kilogram.

Sementara itu, harga minyak goreng curah tercatat Rp19.000 per liter dan gula pasir curah Rp16.750 per kilogram. Stabilnya harga bahan pokok tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan belanja kebutuhan sahur, berbuka, maupun keperluan rumah tangga lainnya selama Ramadan.

Namun demikian, harga cabai masih berada pada level tinggi. Cabai rawit merah dan cabai rawit hijau masing-masing dijual Rp95.000 per kilogram. Cabai merah besar tercatat Rp47.500 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting Rp42.500 per kilogram.

Pontjo mengakui bahwa komoditas cabai menjadi perhatian khusus pemerintah daerah karena permintaannya meningkat selama bulan puasa. Pihaknya terus berkoordinasi dengan petani dan distributor guna menjaga kelancaran pasokan agar harga tidak semakin melonjak.

“Harga cabai memang masih tinggi, tetapi kami terus memantau dan berupaya menjaga distribusi tetap lancar supaya tidak semakin membebani masyarakat, terutama di bulan Ramadan,” jelasnya.

Untuk komoditas lain, harga bawang merah tercatat stabil di angka Rp43.000 per kilogram, bawang putih berada di kisaran Rp36.667 hingga Rp40.000 per kilogram. Ikan bandeng dijual Rp35.000 per kilogram, tempe Rp15.000 per kilogram, tahu Rp11.000 per kilogram, serta sayuran seperti kangkung Rp6.300 per kilogram dan sawi hijau Rp7.300 per kilogram.

Dinkopdag Kabupaten Temanggung memastikan pemantauan harga kebutuhan pokok akan dilakukan secara rutin setiap hari selama Ramadan. Masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying agar stabilitas harga di pasaran tetap terjaga.

Pemerintah daerah juga menyatakan siap mengambil langkah cepat, termasuk koordinasi lintas sektor dan operasi pasar, apabila dalam beberapa pekan ke depan terjadi lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
komentar
beritaTerbaru