Rabu, 08 April 2026

Nawal Yasin Tonjolkan Produk Unggulan Jateng dan Kreativitas Pengrajin Perempuan di Inacraft 2026

Jumat, 06 Februari 2026 06:00 WIB
Nawal Yasin Tonjolkan Produk Unggulan Jateng dan Kreativitas Pengrajin Perempuan di Inacraft 2026
Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin meninjau dan berinteraksi dengan pelaku UMKM saat mengunjungi Paviliun Jawa Tengah pada ajang Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026). (Dok/Jatengprov)

Jakarta (buseronline.com) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah kembali ambil bagian dalam ajang pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026, dengan membawa puluhan produk kriya dan wastra unggulan hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang mayoritas merupakan pengrajin perempuan.


Pameran yang berlangsung pada 4–8 Februari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) tersebut menjadi etalase penting untuk mempromosikan kekayaan kerajinan Jawa Tengah agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.


Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan partisipasi pihaknya dalam Inacraft merupakan bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong promosi sekaligus pemberdayaan pelaku UMKM kerajinan.


“Kami menghadirkan beberapa produk unggulan Jawa Tengah, termasuk batik. Bukan hanya kain, tapi sudah dalam bentuk ready to wear (siap pakai) dan beragam aksesori,” ujar Nawal usai opening ceremony Inacraft 2026, Rabu.


Pada gelaran tersebut, dilansir dari laman Jatengprov, Paviliun Jawa Tengah menempati Assembly Hall dengan menghadirkan 22 stan dari 14 kabupaten/kota. Beragam produk unggulan hasil kurasi dipamerkan, mulai dari batik, fesyen, aksesori, hingga kerajinan berbasis serat alam dan kayu yang mengangkat kearifan lokal.


Salah satu produk andalan yang ditampilkan adalah Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang. Batik tersebut dikenal sebagai warisan budaya bernilai sejarah tinggi yang telah berkembang selama ratusan tahun.


Selain mempromosikan produk, Inacraft 2026 juga menjadi ruang pemberdayaan perempuan. Sejalan dengan tema tahun ini, “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, Dekranasda Jateng menonjolkan peran perempuan sebagai pelaku utama industri kerajinan.


Nawal menyebutkan, dari total 69 UMKM yang dibawa ke Paviliun Jawa Tengah, sekitar 90 persen merupakan pengrajin perempuan.


“Kami membawa 69 UMKM pada Paviliun Jawa Tengah, dan 90 persennya adalah pengrajin perempuan. Ini menjadi semangat womenpreneur yang kami dorong, di mana perempuan berperan sebagai kreator sekaligus penggerak ekonomi keluarga,” ungkapnya.


Ia menambahkan, konsep tersebut memberikan ruang apresiasi bagi perempuan sebagai kreator, inovator, sekaligus pelaku usaha yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.


Dekranasda Jateng juga berkomitmen terus mengikutsertakan produk kerajinan daerah dalam berbagai pameran tingkat regional, nasional, hingga internasional. Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dalam memperkuat pemberdayaan UMKM dan menggeliatkan sektor ekonomi kreatif.


Melalui keikutsertaan di Inacraft, produk kriya dan wastra lokal Jawa Tengah diharapkan semakin dikenal luas serta mampu bersaing di pasar global.


“Kami mengajak seluruh warga Jawa Tengah, masyarakat DKI Jakarta, dan sekitarnya untuk hadir dan mengunjungi Paviliun Jawa Tengah di Inacraft,” pungkas Nawal. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
Bupati Ciamis Ajak Guru Perketat Pengawasan Gawai Pelajar
komentar
beritaTerbaru