Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih setibanya di Tanah Air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negeri. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Rapat digelar sebagai langkah cepat Presiden untuk memastikan berbagai program strategis nasional tetap berjalan sesuai target dan tepat sasaran.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden secara langsung meminta laporan perkembangan dari para menteri dan pejabat terkait begitu kembali dari kunjungan luar negeri.
“Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait,” ujar Teddy dalam keterangannya kepada media.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima pemaparan lintas sektor, mulai dari pangan, energi, pendidikan tinggi, keuangan, hingga pertahanan dan penegakan hukum.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kondisi terkini sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi.
Presiden juga menerima laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto terkait kerja sama pendidikan perguruan tinggi, penguatan bidang teknik, serta pengelolaan mineral dan batu bara (minerba) untuk mendukung kebutuhan industri nasional.
Dari sektor keuangan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perkembangan perbankan dan stabilitas fiskal. Sedangkan di bidang pertahanan dan keamanan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan laporan situasi strategis terkini.
Selain itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan perkembangan penertiban kawasan hutan nasional sebagai bagian dari penegakan hukum dan tata kelola sumber daya alam. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) turut hadir memberikan informasi pendukung terkait dinamika nasional.
“Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut dihadiri oleh Menko Pangan, Menteri ESDM, Mensesneg, Menteri Diktisaintek, Menteri Keuangan, Panglima dan Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN serta Sekretaris Kabinet,” ungkap Teddy.
Menurutnya, langkah Presiden menggelar rapat segera setelah kembali ke Indonesia menunjukkan komitmen kuat terhadap kesinambungan pembangunan nasional di tengah tantangan global yang dinamis.
Pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang responsif, terukur, dan berorientasi pada pelaksanaan program secara konkret, guna memastikan setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (DKI1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar