Selasa, 07 April 2026

Bantuan Beras Premium 1 Ton dari Perum Bulog Diterima Pemkab Kudus dan Jepara

Minggu, 18 Januari 2026 06:10 WIB
Bantuan Beras Premium 1 Ton dari Perum Bulog Diterima Pemkab Kudus dan Jepara
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menerima secara simbolis bantuan satu ton beras premium dari Perum Bulog untuk masyarakat terdampak banjir di Posko Pengungsian Desa Jati Wetan, Kabupaten Kudus, Kamis (15/1/2026). (Dok/Diskominfo Jateng)
Kudus (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pemerintah Kabupaten Jepara menerima bantuan masing-masing satu ton beras premium dari Perum Bulog untuk membantu masyarakat terdampak banjir.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Bulog Peduli Bencana 2026 sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga di lokasi terdampak.

Di Kabupaten Kudus, bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Posko Pengungsian Desa Jati Wetan, Kamis. Bantuan beras premium tersebut menjadi tambahan logistik bagi ratusan warga yang harus mengungsi akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Dilansir dari laman Diskominfo Jateng, Bupati Kudus menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas kepedulian dan dukungan logistik yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke berbagai titik pengungsian agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog dan seluruh pihak terkait. Bantuan ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini memberikan semangat bagi para pengungsi,” ujar Sam’ani Intakoris.

Ia menjelaskan, hingga saat ini kondisi cuaca masih perlu diwaspadai karena curah hujan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Berdasarkan data sementara, sekitar 650 jiwa terpaksa mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian di Kabupaten Kudus.

“Karena curah hujan masih sedang hingga tinggi, pengungsi ada sekitar 650 jiwa di tujuh titik pengungsian. Untuk logistik, sudah kami siapkan dan terus kami pantau,” jelasnya.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Pemkab Kudus juga memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir tetap berjalan. Tenaga medis dari puskesmas diterjunkan untuk memantau kondisi kesehatan para pengungsi maupun warga yang terdampak namun masih bertahan di rumah masing-masing.

“Teman-teman dari puskesmas terus memantau dan mengawal, baik di posko pengungsian maupun warga yang terdampak di rumah,” tambah Bupati.

Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan dari Pura Group berupa air bersih, paket sembako, serta dukungan personel dan armada untuk membantu proses evakuasi pengungsi.

Sementara itu, Perum Bulog juga menyalurkan bantuan satu ton beras premium kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Jepara. Bantuan tersebut diterima Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar di dapur umum Kecamatan Kalinyamatan, Kamis (15/1/2026).

Wakil Bupati Jepara yang akrab disapa Gus Hajar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Perum Bulog atas bantuan yang diberikan. Ia menilai bantuan beras tersebut sangat membantu operasional dapur umum yang melayani kebutuhan pangan warga terdampak banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog atas bantuan berasnya. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Jepara, khususnya untuk kebutuhan dapur umum,” ujarnya.

Gus Hajar menambahkan, penanganan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Jepara masih terus berlangsung. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp5 M untuk mendukung penanganan darurat hingga proses pemulihan pascabencana.

“Nanti akan kami perbaiki dari dana BTT yang kami anggarkan sebesar Rp5 M untuk menangani bencana yang ada di Kabupaten Jepara,” katanya.

Direktur SDM dan Transportasi Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto menjelaskan, penyaluran bantuan beras merupakan bagian dari tugas Bulog sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan peraturan presiden. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan bencana sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

“Bulog menyalurkan bantuan bencana berupa beras premium sesuai undang-undang dan peraturan presiden. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga terdampak sekaligus mendukung pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk BPBD, agar bantuan tepat sasaran dan distribusinya dapat berjalan berkelanjutan.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, wakil bupati, sekda, serta BPBD untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan bencana,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
Bripda Petra Sihombing Raih Emas di KASAL Cup V 2026
Timnas Indoor Skydiving Indonesia Siap Tampil di World Cup Lille 2026
Irwil V Itwasum Polri Tinjau Mapolsek Kamuu Pasca Penyerangan OTK
Dirkamsel Korlantas Tekankan Integritas dan Ketelitian dalam Apel Pagi NTMC
komentar
beritaTerbaru