Tapanuli Selatan (buseronline.com) - Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, bantuan sosial dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menjadi penguat dan penyemangat bagi warga Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Melalui PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, YBM PLN menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan peralatan dapur untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung dan diterima oleh Kepala Desa Batu Hula, M Ali Nasution, Jumat (9/1/2026), sebagai perwakilan warga.
Hingga saat ini, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Batu Hula belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Keterbatasan akses dan terganggunya aktivitas ekonomi membuat bantuan kebutuhan pokok sangat dibutuhkan oleh warga.
“Pascabencana, kehidupan warga kami masih dalam tahap pemulihan. Bantuan sembako dan peralatan dapur ini sangat membantu keberlangsungan hidup masyarakat. Atas nama warga Desa Batu Hula, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PLN serta YBM PLN,” ujar M Ali Nasution.
Ia menambahkan, kehadiran langsung manajemen PLN di tengah masyarakat memberikan dampak psikologis yang positif. Warga merasa tidak sendiri dan tetap diperhatikan di tengah upaya bangkit dari kondisi sulit.
Dari sudut pandang warga, bantuan tersebut tidak hanya bermakna sebagai pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas yang menumbuhkan rasa tenang serta harapan. Kehadiran PLN di desa mereka menjadi bukti bahwa proses pemulihan dijalani secara bersama-sama.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa penyaluran bantuan YBM PLN merupakan bagian dari komitmen sosial PLN untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Melalui YBM PLN, kami ingin hadir untuk meringankan beban warga dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam proses bangkit kembali,” ungkap Mundhakir.
Ia menambahkan, nilai kepedulian dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan masyarakat pascabencana. PLN berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat agar proses pemulihan, baik dari sisi kelistrikan maupun sosial, dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Bagi warga Desa Batu Hula, bantuan ini menjadi simbol hadirnya harapan di tengah keterbatasan. Dengan dukungan yang berjalan beriringan antara pemulihan pasokan listrik dan bantuan sosial, masyarakat optimistis dapat menata kembali kehidupan mereka secara perlahan namun pasti. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar