Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mendorong implementasi pembangunan keluarga dan program keluarga berencana (KB) mel
Kesehatan 3 jam lalu
Semarang (buseronline.com) - Sektor pariwisata Jawa Tengah terus menunjukkan peningkatan performa. Berdasarkan riset CNBC Indonesia Research, provinsi ini menempati posisi teratas dalam hal total pendapatan dari objek daya tarik wisata komersial.
Peningkatan tersebut sejalan dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke berbagai destinasi populer di wilayah ini.
Dilansir dari laman Humas Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, strategi pengembangan pariwisata menitikberatkan pada keterpaduan antarwilayah (aglomerasi) serta penguatan potensi desa wisata.
Langkah ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Salah satu upaya untuk menaikkan PAD kita, di antaranya adalah dengan memperkuat dan memperbanyak objek wisata,” ujar Gubernur Luthfi di kantornya, Kamis.
Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki keunggulan komparatif melalui pengembangan kawasan aglomerasi pariwisata yang terintegrasi. Beberapa contohnya adalah kawasan Kopeng dan Rawapening di Kabupaten Semarang, serta kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang. Selain itu, pengembangan desa wisata dijadikan tulang punggung pemerataan ekonomi pariwisata di provinsi ini.
“Kita punya aglomerasi wisata Kopeng, Borobudur, sama Rawapening. Kita punya seribu desa wisata,” jelas Luthfi.
Pengembangan desa wisata dilakukan secara bertahap dan berjenjang. Desa yang awalnya berskala lokal didorong untuk naik kelas menjadi destinasi regional hingga internasional.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota telah menetapkan desa wisata melalui surat keputusan kepala daerah sebagai dasar pembinaan dan pengembangan.
Selain wisata berbasis alam dan sejarah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong diversifikasi produk pariwisata untuk memperluas segmentasi pasar. Di antaranya wisata kuliner, wisata budaya, serta wisata ramah muslim. Strategi ini menjadi bagian dari penguatan daya saing pariwisata Jawa Tengah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Jawa Tengah pada 2024 mencapai 68,88 juta orang, meningkat 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara naik 28 persen, menjadi 593.168 orang.
Sejumlah destinasi unggulan seperti Masjid Syeikh Zayed Surakarta, Kota Lama Semarang, Candi Prambanan, kawasan Borobudur, dan Dieng menjadi magnet utama kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai provinsi unggul di sektor pariwisata nasional. (R)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mendorong implementasi pembangunan keluarga dan program keluarga berencana (KB) mel
Kesehatan 3 jam lalu
Pemerintah menegaskan pentingnya penguatan peran daerah hingga tingkat desa dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TB) di Indonesia.
Kesehatan 3 jam lalu
Pemerintah Indonesia menegaskan percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) sebagai langkah darurat nasional menyusul tingginya angka penularan
Kesehatan 3 jam lalu
Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengajak para santri untuk menjadi penggerak literasi
Pendidikan 3 jam lalu
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Halalbihalal Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (IGPAUD) Muslimat Nahdlatul Ulama (N
Pendidikan 5 jam lalu
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak para guru untuk memperkuat pengawasan dan membatasi penggunaan gawai di kalangan pelajar.
Pendidikan 5 jam lalu
Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mengajak siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fitri dan TK Fitria AlIslam mengunjungi KRI Bima
Pendidikan 5 jam lalu
Kunjungan siswa SRMP 2 Medan ke kapal TNI Angkatan Laut KRI Bima Suci di Pelabuhan Belawan
Pendidikan 5 jam lalu
Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan, MEng membuka secara resmi Workshop Pemetaan Potensi Areal Konservasi
Regional 7 jam lalu
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menghadirkan kebijakan baru untuk mempermudah masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor
Ekonomi 8 jam lalu