Rabu, 27 Mei 2026

Kolaborasi Pemprov Jateng dan BI Ditingkatkan demi Kendalikan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 24 Desember 2025 09:06 WIB
Kolaborasi Pemprov Jateng dan BI Ditingkatkan demi Kendalikan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo usai acara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Senin (22/12/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah guna menjaga stabilitas inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan realisasi investasi di daerah.

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi Jawa Tengah di tengah dinamika global dan nasional.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri acara pengukuhan Mohamad Noor Nugroho sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah yang baru, di Semarang, Senin.

Menurut Ahmad Luthfi, Bank Indonesia merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam merumuskan kebijakan dan langkah konkret pengendalian inflasi serta percepatan pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III-2025 sebesar 5,37 persen (year on year) merupakan hasil perencanaan yang matang dan kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, serta Bank Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan BI sebagai mitra strategis, seluruh potensi Jawa Tengah bisa kita dorong secara maksimal, baik investasi maupun pembinaan UMKM,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan, di bawah arahan dan bimbingan Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing. Pembinaan UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Di bawah arahan dan bimbingan dari BI yang merupakan mitra kami, mohon kiranya nanti tetap kita jadikan pedoman, sehingga UMKM kita bisa naik kelas,” bebernya.

Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan dari Presiden RI Prabowo Subianto berkat sinergi yang solid, termasuk masukan strategis dari Bank Indonesia Jawa Tengah. Selain itu, sejumlah forum bisnis yang diselenggarakan bersama BI Jawa Tengah juga terbukti efektif menarik minat investor.

“Hingga triwulan III tahun 2025, investasi yang masuk ke Jawa Tengah telah mencapai Rp66,8 T. Ini tentu hasil kerja bersama dan harus terus kita tingkatkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada Rahmat Dwisaputra, Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah sebelumnya, atas kontribusi dan dedikasinya selama bertugas. Ia juga menyambut Mohamad Noor Nugroho sebagai Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah yang baru dan berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menilai TPID Jawa Tengah sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia karena mampu menjaga laju inflasi tetap terkendali. Ia juga mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang berada di angka 5,37 persen, termasuk tinggi secara nasional.

“TPID Jawa Tengah merupakan salah satu yang terbaik. Inflasi dapat dijaga dengan baik, dan pertumbuhan ekonominya juga cukup tinggi,” kata Perry.

Oleh karena itu, ia mendorong Gubernur Jawa Tengah untuk terus melibatkan Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah beserta jajarannya secara aktif dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis peningkatan perekonomian daerah.

Perry menambahkan, posisi Jawa Tengah saat ini sangat strategis sebagai tujuan investasi, baik dari investor dalam negeri maupun luar negeri. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jawa Tengah sudah menjadi tujuan investasi. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru