Minggu, 02 Agustus 2026

Presiden Prabowo Ungkap Peran AI dalam Upaya Atasi Kemiskinan dan Wujudkan Swasembada Pangan di APEC 2025

Sabtu, 01 November 2025 10:41 WIB
Presiden Prabowo Ungkap Peran AI dalam Upaya Atasi Kemiskinan dan Wujudkan Swasembada Pangan di APEC 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan national speech pada APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) sesi ke-2 di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, pada Sabtu (1/11/2025).
Korea (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi tinggi merupakan kunci bagi Indonesia dalam mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) sesi kedua di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, Sabtu.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapan negara-negara Asia Pasifik dalam menghadapi transformasi global yang ditandai oleh kemajuan teknologi tinggi.

“Seperti yang kita ketahui, kita sedang memasuki era baru yang ditandai oleh kemajuan teknologi tinggi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Kita juga memahami bahwa kita harus menghadapi tantangan yang dibawa oleh perubahan demografi,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen kuat untuk menuntaskan kemiskinan dan kelaparan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi prioritas utama pembangunan nasional saat ini.

“Inilah sebabnya mengapa tugas paling mendesak bagi Indonesia dan hal yang terus kami sampaikan kepada para mitra ekonomi kami adalah untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan sesegera mungkin. Kami sedang memusatkan seluruh upaya untuk hal ini. Karena itu, kami percaya bahwa kami dapat memperoleh manfaat besar dari penggunaan kecerdasan buatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa penerapan AI di sektor pertanian telah memberikan hasil nyata dalam peningkatan produktivitas pangan nasional.

“Kami kini menggunakan AI di sektor pertanian untuk mengembangkan teknik pertanian yang presisi dan modern. Hal ini telah memungkinkan kami mencapai swasembada dalam produksi beras dan jagung. Target awal kami adalah empat tahun, namun dengan penggunaan teknologi tinggi, pertanian presisi dan kecerdasan buatan, kami berhasil meningkatkan produksi hingga mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah Indonesia,” jelasnya.

Selain bidang pertanian, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam pemberantasan kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan, korupsi, perdagangan narkotika, dan perjudian daring yang merugikan perekonomian nasional.

“Diperkirakan Indonesia kehilangan sekitar 8 miliar dolar Amerika setiap tahun akibat aliran dana keluar yang disebabkan oleh perjudian daring,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan dan keterampilan digital masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan transformasi teknologi.

“Kami ingin berpartisipasi dalam semua inisiatif APEC yang bertujuan meningkatkan kapasitas di bidang teknologi dan pendidikan. Kami juga ingin memberdayakan usaha kecil serta memperkuat sistem kesehatan kami dalam menghadapi perubahan demografi,” katanya.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa penguasaan teknologi menjadi faktor utama kemajuan bangsa, yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan solidaritas antarnegara di kawasan Asia Pasifik.

“Saya yakin inilah arah yang harus kita tempuh ke depan. Kita harus memastikan kendali atas masa depan teknologi kita. Melalui kerja sama di dalam APEC, kita dapat mencapai tujuan ini,” tutupnya.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT APEC 2025 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategis dalam pembangunan ekonomi kawasan serta menunjukkan komitmen terhadap inovasi teknologi dan kesejahteraan masyarakat. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Mendikdasmen Dorong Pengembangan Sastra Digital untuk Perkuat Karakter dan Literasi Siswa
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Hilirisasi dan Energi Rendah Karbon
Mental Kuat Jadi Kunci, Thom Haye Ungkap Rahasia Kemenangan Timnas Indonesia atas Timor Leste
Shayne Pattynama Ajak Suporter Penuhi Stadion Pakansari Saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam
Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Sementara Piala AFF 2026
USU Raih Silver Winner Media Relations Award 2026
komentar
beritaTerbaru