Selasa, 07 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Bunga FLPP Dipertahankan 5 Persen, Komitmen Pro Rakyat

Selasa, 30 September 2025 15:34 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Bunga FLPP Dipertahankan 5 Persen, Komitmen Pro Rakyat
Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26 Ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupate
Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat kecil, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam acara akad massal 26 ribu rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin.

Program perumahan rakyat yang diresmikan kali ini didukung berbagai terobosan pemerintah, antara lain pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR, percepatan sekaligus penggratisan proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta peningkatan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit—terbesar sepanjang sejarah.

Selain itu, bunga FLPP juga tetap dipertahankan di angka 5 persen tanpa kenaikan. Menurut Presiden, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat dari berbagai daerah melalui sambungan daring.

Dari Aceh, seorang penerima manfaat bernama Ikhsan menyampaikan rasa syukurnya akhirnya bisa memiliki rumah sendiri. “Alhamdulillah sehat Pak,” ucapnya saat disapa Presiden.

Mendapat jawaban itu, Prabowo pun menimpali hangat, “Alhamdulillah, jadi saya gembira saudara akhirnya bisa punya rumah. Bagaimana, mampu ya dibayar angsuran?” Ikhsan menjawab mantap, “InsyaAllah Pak, alhamdulillah mampu Pak.”

Sementara dari Papua, Ibu Marwah yang bekerja sebagai cleaning service mengaku lega akhirnya bisa menandatangani akad KPR. Dari Ternate, Maluku Utara, penerima manfaat lainnya menyampaikan kepuasannya terhadap kualitas rumah. “Alhamdulillah aman, bagus. Kualitasnya baik. Alhamdulillah nyaman Pak,” ujarnya.

Presiden pun merespons, “Baik. Terima kasih. Selamat ya. Semoga ibu akan senang di rumah yang baru.”

Kisah inspiratif datang dari Stefanus, seorang guru honorer berusia 27 tahun asal Labuan Bajo, NTT. Ia mengaku memilih memiliki rumah lebih dulu sebelum berkeluarga.

Mendengar hal tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi perencanaan yang matang. “Bagus. Berarti Anda merencanakan yang baik. Daripada ajak kawin tau-tau nggak punya rumah. Repot. Jadi ternyata Anda sebagai guru punya perencanaan yang baik,” ucapnya.

Menutup dialog, Presiden Prabowo kembali menegaskan tekad pemerintahannya untuk terus berpihak kepada rakyat. “Rakyat kita semuanya kita perjuangkan. Rumahnya layak. Penghasilannya cukup. Ini perjuangan kita bersama dan kita akan sampai ke situ. Mudah-mudahan kalian tercapai harapan dan cita-cita kalian semua,” tandasnya. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
Bripda Petra Sihombing Raih Emas di KASAL Cup V 2026
Timnas Indoor Skydiving Indonesia Siap Tampil di World Cup Lille 2026
Irwil V Itwasum Polri Tinjau Mapolsek Kamuu Pasca Penyerangan OTK
Dirkamsel Korlantas Tekankan Integritas dan Ketelitian dalam Apel Pagi NTMC
komentar
beritaTerbaru