Rabu, 27 Mei 2026

Perluas Rute Penerbangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Konektivitas Jawa Tengah Meningkat

Senin, 22 September 2025 12:30 WIB
Perluas Rute Penerbangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Konektivitas Jawa Tengah Meningkat
Perwakilan Wings Air bersama jajaran Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berfoto bersama di apron usai peresmian pembukaan rute penerbangan Semarang–Surabaya, Jumat (19/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Konektivitas transportasi udara dari Jawa Tengah semakin terbuka seiring bertambahnya rute penerbangan dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Kota Semarang.

Terbaru, maskapai Wings Air resmi membuka rute penerbangan Semarang–Surabaya pada Jumat. Rute tersebut dilayani menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Penambahan rute ini menjadi dampak positif dari pengaktifan kembali penerbangan internasional oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pada awal September lalu, Bandara Ahmad Yani telah membuka rute Semarang–Malaysia yang dilayani setiap hari. Dalam waktu dekat, rute Semarang–Singapura juga akan segera beroperasi.

Selain Surabaya, sejumlah rute domestik lain yang sudah tersedia antara lain Semarang–Jakarta, Makassar, Balikpapan, Pontianak, dan Banjarmasin.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan rute baru ini menawarkan perjalanan lebih cepat dan praktis.

“Konsep point-to-point memudahkan pelanggan tiba di Surabaya tanpa transit di bandara lain. Waktu perjalanan lebih efisien, pengalaman terbang lebih nyaman,” kata Danang.

Menurutnya, penambahan rute ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, baik di Semarang maupun Jawa Tengah secara keseluruhan. Terhubungnya Semarang dengan Surabaya serta kota-kota lain seperti Lombok dan Labuan Bajo dinilai membuka peluang besar bagi perdagangan, bisnis, pendidikan, hingga investasi.

“Wings Air menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah. Berkat dukungan tersebut, kami bisa terus menghadirkan layanan penerbangan yang mudah, aman, nyaman, dan terjangkau,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan Bandara Ahmad Yani harus terus dikembangkan sebagai pintu gerbang investasi sekaligus penggerak ekonomi daerah. Pembukaan kembali penerbangan internasional disebut sebagai bukti nyata komitmen tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, juga menyampaikan bahwa Pemprov Jateng terus memperkuat konektivitas transportasi, baik udara, laut, maupun darat.

“Selain Bandara Ahmad Yani, kami juga sedang memproses status internasional Bandara Adi Soemarmo. Pelabuhan dan perkeretaapian pun terus kita dorong pengembangannya,” ujarnya.

Dengan bertambahnya rute penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan perekonomian Jawa Tengah kian tumbuh pesat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru