Selasa, 07 Juli 2026

Investasi Sektor Padat Karya Digenjot Gubernur Ahmad Luthfi

Jumat, 12 September 2025 12:16 WIB
Investasi Sektor Padat Karya Digenjot Gubernur Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berdialog dengan karyawan PT Sido Muncul saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (10/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan investasi di sektor padat karya. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Jawa Tengah itu padat karya kita utamakan, karena tenaga kerjanya kompetitif, dan ini sudah berjalan di PT Sido Muncul. Makanya saya tertarik dialog dengan mereka. Di samping menggunakan teknologi, tenaga manusia atau sumber daya manusia sangat diperlukan,” ujar Luthfi saat kunjungan kerja di pabrik PT Sido Muncul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu.

Luthfi menyampaikan bahwa PT Sido Muncul telah memberdayakan masyarakat sekitar dengan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. Operasional pabrik tetap memadukan teknologi modern, sehingga menjadi model pengembangan industri padat karya yang berkelanjutan.

“PT Sido Muncul menjadi kebanggaan terkait industri padat karya dan green economy di Jawa Tengah. Perusahaan ini bisa menjadi contoh pengembangan investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Luthfi.

Gubernur juga menyoroti sejarah dan kontribusi perusahaan yang berdiri sejak 1951 itu, yang konsisten memproduksi jamu dan produk herbal lainnya. Menurutnya, selain pengembangan ekonomi, kegiatan ini juga berperan dalam melestarikan budaya dan warisan leluhur.

Perihal investasi, Luthfi mengungkapkan realisasi investasi PT Sido Muncul mencapai sekitar Rp3,634 T sesuai Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk tujuh klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. Perusahaan ini juga menerapkan green economy melalui penggunaan energi baru terbarukan dan instalasi penyerapan air tanah.

“Ini menjadi inspirasi bagi investasi di wilayah kita. Green economy ini dilirik oleh investor dan diharapkan menjadi daya ungkit bagi investor lain di Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, menyampaikan harapannya agar Pemprov Jateng terus mendukung perusahaan dalam negeri, termasuk melalui bimbingan dan pengawasan terkait perizinan, lingkungan, dan ketenagakerjaan.

“Melalui inspeksi rutin, diharapkan tidak terjadi kesalahan, karena ada bimbingan dan tuntunan dari dinas-dinas terkait, yang bisa membuat perusahaan ini jadi lebih baik,” kata Irwan. Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur Ahmad Luthfi yang berhasil mengembalikan penerbangan internasional di Bandara Ahmad Yani Semarang, yang diyakini akan mendukung pengembangan investasi dari luar negeri.

Sebagai catatan, realisasi investasi di Jawa Tengah pada semester pertama 2025 mencapai Rp45,58 T atau 58,19 persen dari target tahun ini. Investasi tersebut telah menyerap 222.373 tenaga kerja, tertinggi dibanding empat provinsi lain di Pulau Jawa. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura
Bupati Taput Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Maklumat Pelayanan Sekolah
Bupati Taput Usulkan Huntara Adiankoting Jadi Hunian Tetap dalam Evaluasi BSRR
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Gelar Leaders' Retreat, Hasilkan 26 Kerja Sama Strategis
Wagub Jateng: Pendidikan Agama Jadi Kunci Ketenteraman Masyarakat dan Pembangunan SDM
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
komentar
beritaTerbaru