Kamis, 09 April 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Bupati dan Wali Kota Segera Pulihkan Daerah Pasca Demonstrasi

Sabtu, 06 September 2025 12:23 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Minta Bupati dan Wali Kota Segera Pulihkan Daerah Pasca Demonstrasi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memimpin rapat bersama Forkopimda dan 35 bupati/wali kota terkait percepatan pemulihan pascademonstrasi di Semarang, Kamis (4/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di 35 kabupaten/kota untuk segera melakukan percepatan pemulihan pasca demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Instruksi itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda dan kepala daerah melalui zoom meeting, Kamis.

Dalam arahannya, Ahmad Luthfi menekankan empat poin utama. Pertama, percepatan perbaikan fisik gedung dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat aksi massa. Menurutnya, inventarisasi kerusakan harus segera dilakukan agar jika ada kebutuhan tambahan dapat diajukan ke Pemerintah Provinsi.

“Segera lakukan perbaikan. Semua didata, kalau ada yang kurang bisa disampaikan ke Pemprov. Kalau diperlukan, kita bantu. Pemprov juga sudah mengalokasikan anggaran untuk membantu Pemkot Pekalongan karena kerusakan di sana cukup parah,” tegasnya.

Kedua, gubernur meminta agar pemerintah daerah memperbanyak kegiatan yang melibatkan masyarakat dengan menyesuaikan kearifan lokal masing-masing. Kegiatan seperti pengajian, bazar, maupun acara publik diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antarwarga.

Instruksi ketiga adalah memperkuat koordinasi antara kepala daerah dengan Kapolres dan Dandim setempat. Hal ini penting untuk mendeteksi potensi kerawanan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Keempat, Ahmad Luthfi mendorong bupati dan wali kota untuk menjalin komunikasi intensif dengan pihak kampus. Menurutnya, Pemprov Jateng telah lebih dahulu membangun dialog bersama para rektor dan BEM perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Selain itu, Luthfi memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Ia juga menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan agar tidak mengganggu iklim investasi.

“Pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu. Keamanan dan ketertiban adalah daya tarik investasi. Pertumbuhan ekonomi Jateng saat ini 5,28 persen, di atas rata-rata nasional. Kondisi ini harus dijaga,” ujarnya.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menyambut positif arahan gubernur. Menurutnya, percepatan pembersihan dan perbaikan bangunan yang rusak sangat penting agar tidak menimbulkan trauma di tengah masyarakat.

“Kerusakan harus cepat dibersihkan. Kalau dibiarkan, bisa jadi tontonan dan menimbulkan kesan negatif. Kita juga harus menjaga momentum pertumbuhan investasi di Jateng yang sedang positif,” kata Sumanto.

Dengan instruksi ini, pemerintah daerah diharapkan dapat bergerak cepat memulihkan kondisi pascademonstrasi, sekaligus menjaga kepercayaan publik dan dunia usaha terhadap Jawa Tengah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
komentar
beritaTerbaru