Jumat, 21 Agustus 2026

Di Paripurna DPR, Presiden Prabowo Paparkan 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026

Minggu, 17 Agustus 2025 12:17 WIB
Di Paripurna DPR, Presiden Prabowo Paparkan 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Pengantar RAPBN 2026 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan ekonomi tangguh, mandiri, dan sejahtera, serta harus digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikannya saat Pidato Pengantar Rancangan APBN (RAPBN) 2026 dan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Jumat.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan delapan agenda prioritas RAPBN 2026 yang akan menjadi fokus pemerintah:

1. Ketahanan pangan
Pemerintah menekankan swasembada pangan, khususnya beras dan jagung, untuk menjamin stabilitas harga sekaligus kesejahteraan petani dan nelayan. Langkah strategis meliputi pencetakan sawah baru, distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran, penyediaan bibit unggul, alat pertanian modern, dan pembiayaan murah.

2. Ketahanan energi
Fokus pada peningkatan produksi minyak dan gas, menjaga harga energi, serta percepatan transisi ke energi bersih. Presiden menegaskan, subsidi energi harus adil dan tepat sasaran, serta pembangunan Energi Baru Terbarukan (EBT) dari surya, hidro, hingga panas bumi harus dipercepat.

3. Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program ini ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, termasuk siswa, ibu hamil, dan balita, sekaligus memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

4. Pendidikan bermutu
Dengan alokasi anggaran Rp757,8 T, RAPBN 2026 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah belanja pendidikan. Fokus meliputi peningkatan kualitas guru, pendidikan vokasi, dan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.

5. Kesehatan berkualitas
Pemerintah memperluas akses layanan asuransi kesehatan, merevitalisasi rumah sakit, menurunkan angka stunting, menyediakan bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, serta memperkuat pengendalian penyakit menular dan fasilitas kesehatan.

6. Penguatan ekonomi rakyat
Melalui Koperasi Desa Merah Putih (KMDP), pemerintah mempermudah masyarakat desa mengakses sembako, pupuk, dan layanan keuangan. Pendanaan murah melalui Bank Himbara disiapkan untuk mendukung KMDP, memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kemandirian daerah.

7. Pertahanan semesta
Modernisasi alutsista, penguatan komponen cadangan, dukungan industri strategis nasional, dan kesejahteraan prajurit menjadi fokus untuk menjaga kedaulatan bangsa.

8. Percepatan investasi dan perdagangan global
Pemerintah memperkuat investasi produktif melalui peran Danantara, mendorong pembangunan rumah rakyat dengan berbagai skema, serta mendukung 770.000 unit rumah melalui APBN 2026.

“APBN sebagai katalis, peran Danantara dan swasta harus semakin diperkuat sebagai motor penggerak ekonomi,” tegas Presiden Prabowo.

Pidato ini disampaikan di hadapan seluruh anggota DPR, pimpinan lembaga negara, dan jajaran kabinet, sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencapai pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan kesejahteraan, dan ketahanan nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Presiden Prabowo Apresiasi Petugas Upacara HUT ke-81 RI di Hambalang
Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
Operasi Damai Cartenz Kawal Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo hingga Berlangsung Aman
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
883 Calon Jemaah Haji Batang Jalani Pemeriksaan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru